Obat Lagi, Obat Lagi: Pesan Terakhir Lula Lahfah Sebelum Berpulang

- Senin, 26 Januari 2026 | 17:45 WIB
Obat Lagi, Obat Lagi: Pesan Terakhir Lula Lahfah Sebelum Berpulang

Kabar meninggalnya Lula Lahfah masih terasa begitu menyayat bagi orang-orang terdekatnya. Di tengah duka yang mendalam, para sahabatnya kini berpegangan pada kenangan terakhir sebuah percakapan singkat yang terjadi hanya semalam sebelum ia berpulang.

Fakta itu diungkapkan Sarah Gibson, salah seorang sahabat Lula, saat menghadiri acara tahlilan di Buaran, Jakarta Timur, Minggu lalu. Menurutnya, malam sebelum kepergian Lula, mereka masih sempat bertukar pesan dalam grup pertemanan.

“Malam itu dia masih sempat fotoin kita tas obat dari dokter gitu,”

kenang Sarah dengan suara lirih.

Foto itu bukan satu-satunya yang dikirim Lula. Ia juga menyelipkan keluhan kecil yang kini terasa begitu berat maknanya. Hanya tiga kata: “Obat lagi, obat lagi.”

“Itu kabar terakhirnya, malam itu pas banget,”

tambah Sarah.

Rupanya, pesan itu punya latar belakang. Sebenarnya, para sahabat berencana bertemu malam itu. Tapi Lula membatalkannya karena ada jadwal kontrol dokter pukul 20.20. Akhirnya, pertemuan itu mereka tunda.

Tak ada yang menyangka, penundaan itu justru menjadi penyesalan yang tak terelakkan. Keesokan harinya, Lula sudah ditemukan tak bernyawa di kamarnya yang terkunci.

Wajah Tegar di Balik Rasa Sakit

Meski kerap mengeluh lewat chat, di depan teman-temannya Lula justru tampak kuat. Ia jarang sekali mengeluhkan rasa sakitnya secara langsung. Setelah pulang dari rumah sakit awal Januari, penampilannya bahkan terlihat cukup sehat.

“Jadi walaupun sakit, tapi dia masih nunjukin sehat ke kita. Makanya kepergiannya kita kaget banget walaupun kita tahu dia ada sakit,”

tutur Sarah.

Itulah yang membuat kabar meninggalnya begitu mengejutkan. Di balik senyum dan energi positif yang ia tebarkan, ternyata ada perjuangan hebat yang ia lakukan sendirian.

Liburan yang Kini Tinggal Rencana

Kepergian Lula juga memupuskan satu rencana indah yang sudah disiapkan. Sarah mengungkapkan, mereka bahkan sudah membeli tiket untuk liburan bersama yang rencananya berangkat tanggal 5 Februari.

“Kita sudah rencana liburan bareng, sudah beli tiket juga. Seharusnya tanggal 5 ini berangkat,”

ucapnya.

Kini, yang tersisa hanyalah foto tas obat dan pesan singkat penuh kelelahan. Itulah saksi bisu perjuangan terakhir Lula Lahfah sebelum akhirnya menyerah pada penyakitnya, meninggalkan luka dan kerinduan bagi sahabat-sahabat yang sangat menyayanginya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar