Restu untuk El Rumi: Bukan Sekadar Lamaran, Tapi Penerimaan Keluarga
Momen itu penuh haru. Di sebuah tempat tertutup di kawasan Senayan, El Rumi akhirnya meminta Syifa Hadju menjadi istrinya. Di hadapan keluarga besar dari kedua belah pihak, air mata bahagia pun tak terbendung. Acara yang intim dan penuh makna ini menjadi pintu gerbang menuju pernikahan mereka, yang rencananya digelar pertengahan tahun ini.
Yang menarik, di antara para tamu undangan, ada sosok yang sangat berarti bagi Syifa: Ferry Maryadi dan istrinya, Deswita Maharani. Bagi artis muda itu, mereka bukan sekadar rekan. Mereka adalah orangtua kedua, tempatnya berbagi cerita dan mencurahkan isi hati termasuk soal asmara.
Bagi Ferry, Syifa adalah anak perempuan dalam arti sebenarnya. "Predikat ‘ayah’ yang dia berikan ke saya itu sebuah amanah. Dan kehormatan," ujarnya. Kedekatan mereka terbangun bukan dalam waktu singkat.
"Alhamdulillah, suatu kebanggaan bagi saya bisa ada di tengah keluarga inti dari Syifa. Kalau bahasa Sundanya, aku teh diaku. Semoga saya bisa menjadi saksi untuk kebahagiaan mereka ke depannya," kata Ferry Maryadi di acara Pagi Pagi Ambyar Trans TV, Senin lalu.
Menurut Ferry, ikatan itu sudah terjalin sejak Syifa masih belia. "Kenal dari umur belasan tahun. Pernah jadi bapaknya di sinetron, tapi kedekatan justru makin kuat di luar pekerjaan. Sampai kenal keluarganya, adik dan bapaknya."
Nah, soal El Rumi, Ferry punya cerita sendiri. Mereka pertama kali dipertemukan di sebuah program televisi. Dan penilaian Ferry langsung tertuju pada hal-hal mendasar.
"Saya menilai orang itu nggak perlu banyak ngobrol. Lihat dari adabnya, sopan santunnya ke yang lebih tua, ibadah, dan kebiasaannya sehari-hari," jelasnya.
"El memang berbeda dari anak-anak seumurannya. Dari tutur kata, kesopanan. Cara dia memperlakukan Syifa itu natural, nggak dibuat-buat. Bukan cuma di awal-awal saja semoga selamanya ya dan ini jelas bukan love bombing," puji Ferry.
Rupanya, penilaian itu juga yang dirasakan Syifa. Malam sebelum acara lamaran, dia sempat berbincang panjang dengan Ferry dan Deswita. Dalam momen makan malam yang hangat itu, Syifa mengaku segala sesuatunya terasa dimudahkan.
"Dia bilang, ‘Alhamdulillah, semua dimudahkan’. Dia minta doa restu. Kami tanya apa yang bisa dibantu, dia lebih banyak memegang tangan ibu Deswita. Kalau dengan saya, kami sering ngobrol lewat tatapan mata saja. Seperti ada pemahaman tanpa kata," kenang Ferry dengan suara bergetar.
Ferry juga menyaksikan langsung reaksi El Rumi saat Syifa muncul, digandeng adiknya, Sherina Hadju. "Ekspresi El waktu itu mewakili perasaan kita semua. Khususnya saya. Momen seperti itu nggak bisa direkayasa. Itu tulus banget."
Memang, sebelum memutuskan untuk bersama El, Syifa pernah menjalin kisah dengan beberapa pria. Tapi pilihannya kini sudah bulat. Dan restu keluarga yang diwakili oleh figur seperti Ferry ternyata berangkat dari hal-hal sederhana yang justru paling berarti: adab, ketulusan, dan konsistensi.
Disarikan dari berbagai sumber.
Artikel Terkait
Yenny Wahid Akui Salah Dress Code di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju
Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Sebut Ahmad Dhani Sahabat dan Kader Gerindra
Vokalis For Revenge Hentikan Konser di Yogyakarta demi Evakuasi Penonton Pingsan
El Rumi Resmi Nikahi Syifa Hadju di Jakarta, Ijab Kabul Satu Napas