Pertama, semuanya harus terbuka. Tidak ada pertemuan di balik layar. “Sebenarnya sih keinginan Doktif itu agar dia berani berbicara dengan Doktif di hadapan media,” jelasnya.
“Jadi jangan mengajak Doktif ketemu di balik layar seperti itu. Doktif inginnya ketemu di depan jurnalis ya.”
“Apa yang ingin dia katakan? Katakanlah di depan Doktif, di depan jurnalis. Jika dia ingin damai dengan Doktif, katakanlah di depan jurnalis seperti itu.”
Itu baru syarat pertemuan. Ada lagi prasyarat substantif yang ia sodorkan, dan ini intinya.
Dana masyarakat yang dirugikan, yang disebutnya mencapai ratusan miliar, harus dikembalikan. “Dan Doktif katakan tidak akan ada perdamaian sebelum uang masyarakat yang diambil dikembalikan ke masyarakat,” tandasnya. “Kembalikan hak mereka. Jangan menggunakan profesi dokter yang mulia untuk mengeruk uang masyarakat yang awam.”
Lalu, gelar Ph.D yang disandang Lee harus dicabut. “Jangan pernah meletakkan gelar Ph.D kamu di belakang nama kamu.”
Terakhir, ada urusan mobil mewah. “Yang ketiga, bayar mobil Rolls-Royce pajak kamu yang kamu tilap sekian tahun ya,” ucap Doktif.
Jadi, skemanya jelas. Di satu sisi, Doktif akan mengawal proses hukum Richard Lee dengan ketat. Di sisi lain, ia memberi pintu perdamaian yang daunnya sangat berat untuk dibuka. Semua kini tergantung pada langkah Lee dan tentunya, proses hukum yang sedang berjalan.
Artikel Terkait
Richard Lee Ditahan Polisi Usai Mangkir Pemeriksaan Kasus Perlindungan Konsumen
MNCTV Tayangkan Langsung Malam Puncak Anugerah Cahaya Ramadan Awards 2026
Okezone Rayakan HUT ke-19, Targetkan Jadi Pusat Informasi Kredibel
MD Pictures Adaptasi Buku Laris Filosofi Teras ke Film, Dibintangi Sherina Munaf