Sementara Roby, dalam klarifikasinya, tak hanya menunjukkan foto. Ia juga membawa kalender tua bertanggal 10 Oktober 2011. Dalam foto-fotonya, terlihat Roby dengan jas hitam dan Aurelie dalam gaun pengantin putih lengkap, sedang menjalani prosesi di altar.
Tapi ada satu detail yang mencurigakan. Roby sendiri mengakui, pernikahan itu ternyata tak dihadiri keluarga Aurelie.
"Nggak ada (keluarga Aurelie). Cuma Aurelie sendiri. Kan di Indonesia ini (keluarganya) ibunya dan adiknya ya," ungkap Roby saat ditemui di Cibinong.
Absennya restu keluarga ini tentu jadi bahan pertanyaan. Meski begitu, Roby bersikeras bahwa secara hukum gereja, pernikahan itu tetap sah.
Aurelie punya jawaban final. Ia menyodorkan surat sakti dari gereja Katolik: dokumen pembatalan pernikahan atau status Liber. Surat yang baru ia terima beberapa tahun belakangan ini.
"Status Liber, intinya aku tuh enggak pernah menikah dan aku enggak punya ikatan nikah. Dan ada surat satu lagi, izin merayakan perkawinan, jadi artinya aku boleh menikah Katolik," kata Aurelie di vlog YouTube-nya.
"Jadi dengan surat ini membuktikan bahwa nikah katolik yang digosipin itu kemarin itu enggak sah, enggak benar," pungkasnya.
Jadi begini ceritanya. Di satu sisi, gereja membenarkan ada peristiwa pernikahan di tahun 2011. Di sisi lain, Aurelie punya dokumen resmi yang menyatakan kebatalannya. Roby memegang foto sebagai bukti keabsahan, sementara Aurelie berpegang pada surat dari otoritas yang sama. Semuanya serba klaim, serba bukti. Dan publik? Cuma bisa menyimak, sambil bertanya-tanya mana versi yang sebenarnya bisa dipercaya.
Artikel Terkait
Doktor Pariwisata Tersandung Kasus Penipuan Investasi Rp 400 Juta
Insanul Fahmi Berupaya Pulihkan Rumah Tangga, Minta Kepastian dari Mawa
Doktif Tantang Keadilan Hukum: Saya Lawan Mafia Skincare, Bukan Orang Per Orang
Jonathan Frizzy dan Ririn Dwi Ariyanti: Coming Soon New Chapter Usai Masa Kelam