Inara Rusli akhirnya angkat bicara. Lewat podcast Densu, ia mengakui ada satu pernyataan lamanya yang kini terasa menyakitkan.
Gelombang kontroversi sebagai istri kedua Insanul Fahmi memang belum reda. Tapi Jumat lalu, Inara memilih untuk klarifikasi. Ia muncul di kanal Denny Sumargo, membongkar semua rasa sesal dan penyesalan yang menumpuk.
Dulu, jauh sebelum semua ini terjadi, Inara pernah berujar: tak ada perempuan baik-baik yang mau dengan suami orang. Kalimat itu, mau tak mau, berbalik menghantamnya sendiri. Bagaimana tidak? Ia kini justru menikah dengan Insanul yang saat itu masih berstatus suami orang.
Percakapan itu mengalir setelah Inara bercerita soal pandangannya terhadap poligami. Densu, sang host, langsung menyelidik.
"Memang kamu dulu pernah mau dipoligami?" tanyanya.
"Aku sendiri yang menawarkan ke mantan," jawab Inara tegas, menepis isu bahwa dialah yang menyuruh Virgoun berpoligami.
Jawaban itu rupanya mengejutkan Densu. Bukankah umumnya perempuan justru menolak praktik semacam itu?
"Kamu kenapa mau dipoligami? Kan biasanya cewek tidak semua mau dipoligami," ia bertanya lagi, penasaran.
Bagi Inara, poligami justru sebuah batasan. Sebuah cara agar suami tidak 'nakal' di luar nikah. Ia merasa, jika Virgoun kala itu berpoligami secara sah, justru dirinya dan anak-anak akan lebih terlindungi.
"Barangkali dengan aku dia ga cukup, aku kurang merawat dia. Jadi aku fair aja. Karena dalam Islam juga diperbolehkan, ya udah mendingan dia nikah lagi daripada dia jajan. Kan kenanya ke aku juga, ke anak-anak juga," urainya panjang lebar.
Densu hanya bisa manggut-manggut. "Kalau pake POV itu sih ya iya iya aja," timpalnya.
Artikel Terkait
Air Mata Nenek Eva Manurung: Saya Diusir dari Rumah Cucu Sendiri
Bukti Nikah Siri Insan dan Inara Didesak, Jalan Damai Ditolak Kubu Mawa
Aurelie Moeremans Berhenti Bagikan Dukungan Demi Lindungi Teman dari Ancaman
Aurelie Moeremans Bongkar Luka Masa Lalu: Pernikahan Palsu dan Cengkeraman Grooming