Dia bahkan mengingatkan, dirinya pernah mendampingi Deddy Mizwar sebagai calon wakil gubernur di Pilkada 2018. Mereka kalah. Pasangan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum yang akhirnya menang.
Meski begitu, Dedi tak menampik bahwa dari kalangan artis itu ada juga yang punya kapasitas. Dia memuji Dede Yusuf, misalnya. Menurutnya, mantan wagub itu punya pemahaman pembangunan yang baik dan sudah dua kali memimpin komisi di Senayan.
Lalu, soal dirinya yang dijuluki "gubernur artis YouTube"? Dedi tampaknya tak ambil pusing. Justru, dia punya ajakan lain untuk Pandji.
"Nah, gini aja Kang Pandji datang ke Jabar. Keliling, lewatin tuh jalan-jalan provinsi ya. Kemudian keliling ke daerah-daerah di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat. Saya ngebangunnya benar apa enggak? Apakah saya ini hanya gubernur konten atau gubernur kenyataan?"
Intinya, dia mengajak Pandji untuk melihat sendiri kondisi di lapangan. Biar penilaiannya nanti tidak cuma berdasarkan materi komedi semata.
Di akhir tanggapannya, Dedi justru mengapresiasi kritik yang dibawakan dengan jenaka. Dia menekankan, dalam demokrasi setiap orang berhak menyampaikan pikiran dan koreksi. Asal dikemas dengan kreatif, itu justru sesuatu yang keren.
Begitulah. Sorotan yang awalnya pedas, dibalas dengan ajakan blusukan. Sekarang, tinggal menunggu apakah sang komika akan menerima tantangan itu.
Artikel Terkait
Kim Min Ha dan Noh Sang Hyun Reuni di Film Romantis Netflix Messily Ever After
Rekomendasi Drama Korea Bergaya Sejarah untuk Temani Waktu Ngabuburit
Warganet Duga Hubungan Davina dan Ardhito Bagian dari Manajemen Isu
Lnw Fashion Akhiri Endorsement Inara Rusli Usai Protes Netizen