Papion: Kisah Lima Gadis dan Satu Atap yang Membentuk Chemistry Lintas Negara

- Senin, 15 Desember 2025 | 16:30 WIB
Papion: Kisah Lima Gadis dan Satu Atap yang Membentuk Chemistry Lintas Negara

Papion: Lima Gadis, Tiga Negara, dan Satu Rumah yang Bocorkan Semua Sifat Asli

Bayangkan lima perempuan dari latar belakang berbeda Indonesia, Thailand, hingga Amerika Serikat tinggal dalam satu atap. Itulah keseharian Papion, girl group baru yang baru saja diperkenalkan. Hidup bersama ternyata jadi cara paling ampuh untuk saling mengenal, sekaligus membongkar karakter sebenarnya satu sama lain. Dari yang super perfeksionis, sang pelukis suasana, sampai si paling jutek, semuanya keluar di bawah satu roof yang sama.

Menurut sejumlah saksi di balik layar, proses mereka menjadi sebuah grup berjalan cukup intens. Namun begitu, justru dari situlah ikatan persahabatan lintas budaya itu terbangun. Mereka bilang, perbedaan itu bukan penghalang, malah bumbu yang bikin dinamika grup jadi menarik.

Lalu, ada cerita soal lagu yang langsung menyatukan selera musik mereka. Saat pertama kali mendengar "Sinaran" milik legenda Malaysia, Sheila Majid, reaksi mereka spontan: jatuh cinta. Lagu itu punya sesuatu yang timeless, katanya, dan cocok dengan warna yang ingin mereka usung.

“Kami semua langsung sepakat. Ada energi tertentu dari lagu itu yang bikin kami langsung terhubung,” ujar salah satu member asal Indonesia.

Di sisi lain, tinggal serumah memang mempercepat keakraban, tapi juga memunculkan tantangan sendiri. Sifat asli yang mungkin tersembunyi di sesi latihan, jadi sulit disembunyikan saat berbagi ruang hidup 24 jam. Tapi justru di situlah kekuatan mereka mulai terbentuk belajar menerima keunikan masing-masing.

Ke depan, perjalanan Papion tentu akan dipantau banyak mata. Tapi dengan fondasi persahabatan dan chemistry yang sudah dibangun dari rumah bersama itu, mereka tampaknya siap menghadapi segala hiruk-pikuk industri hiburan. Bagaimanapun, grup ini lahir bukan cuma dari bakat, tapi juga dari cerita sehari-hari di dapur, ruang tamu, dan obrolan larut malam yang hanya mereka yang tahu.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar