Di sisi lain, pria yang sering dijuluki "pebasket sombong" ini melihat ide Pandawara juga sebagai bentuk kritik halus. Kritik untuk pemerintah, agar lebih serius lagi menjaga kelestarian alam.
Denny optimis pesannya akan sampai. Dia yakin pemerintah bakal mendengar dan mengevaluasi kebijakan yang ada.
Menurutnya, bencana di Sumatera tak bisa hanya disalahkan pada iklim. Faktor kerusakan alam, kata Denny, punya peran yang sangat besar.
Pada intinya, ide membeli hutan ini adalah cermin kekhawatiran banyak orang. Kekhawatiran akan masa depan generasi penerus.
Denny berharap momentum ini bisa membangkitkan kesadaran semua pihak, terutama pemerintah yang punya wewenang besar.
Jadi, itu dia. Bukan cuma omong kosong. Denny Sumargo benar-benar siap dengan koceknya yang dalam untuk ikut menyelamatkan hutan.
Artikel Terkait
Juicy Luicy Manggung Dadakan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta
CALMA Rilis Single Spesial Happy Birthday untuk Rayakan Ulang Tahun ke-6 BIG Records Asia
Jenazah Vidi Aldiano Dimakamkan Hari Ini di TPU Tanah Kusir
Richard Lee Ditahan Polisi Usai Mangkir Pemeriksaan Kasus Perlindungan Konsumen