Lima nyawa melayang dalam sebuah musibah di puncak Afrika. Helikopter yang mereka tumpangi jatuh di lereng Gunung Kilimanjaro, Tanzania. Dua dari korban jiwa tersebut dilaporkan merupakan wisatawan asal Republik Ceko.
Menurut keterangan otoritas setempat, kejadian nahas ini terjadi pada Rabu (24/12) waktu Tanzania. Lokasinya di sekitar Camp Barafu, sebuah area yang terletak di ketinggian sekitar 4.700 meter di atas permukaan laut. Tak ada yang selamat dari insiden itu; seluruh penumpang dan awak dinyatakan tewas.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kecelakaan masih diselidiki. Otoritas penerbangan Tanzania belum bisa memastikan apa yang memicu helikopter itu jatuh.
Sayangnya, tragedi ini bukan yang pertama. Tanzania seolah punya catatan kelam soal keselamatan udara. Baru pada Juni lalu, Uni Eropa mengambil langkah tegas dengan memasukkan seluruh maskapai Tanzania ke dalam daftar hitam operator berisiko. Keputusan itu diambil setelah melihat rentetan insiden yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Artikel Terkait
Lebaran 2026: Kunjungan Wisata Jatim Tembus 5,3 Juta, Naik 18 Persen
Subaru Sambar 2026 Perbarui Fitur Keselamatan, Pertahankan Desain Ikonik
Petugas Bersihkan Tumpukan Sampah Pasar Kramat Jati, Tapi Hanya Bantuan Darurat
Mayjen (Purn) Soenarko Pimpin Gugatan Warga ke PN Jaksel Soal Penanganan Kasus Ijazah Presiden