Di sisi lain, meski duka mendalam menyelimuti, Virgoun mencoba melihat sisi lain dari kepergian Gary. Ia merasa ada kelegaan tersendiri. Pasalnya, di masa-masa terakhir hidupnya, Gary Iskak menunjukkan perubahan yang sangat positif, mulai mendekatkan diri pada hal-hal yang baik.
“Di akhir hidupnya sudah mulai mengarah yang baik banget,” kenang Virgoun.
“Makanya gue kemarin setelah dapat kabar berita, setelah gue sebut innalillahi gue nyebut alhamdulillah. Jadi dia meninggal di hari baik,” imbuhnya, mencoba menerima takdir yang telah terjadi.
Kecelakaan yang merenggut nyawa Gary itu terjadi saat ia mengendarai Yamaha RX-King. Motor yang dikendarainya dikabarkan kehilangan kendali, menabrak sebuah pohon, dan membuatnya terpelanting.
Kini, yang tersisa hanyalah kenangan. Bagi Virgoun, kenangan tentang obrolan ringan dan tawa di sela-sela touring motor bersama Gary Iskak akan selalu melekat. Sebuah persahabatan yang terasa seperti keluarga, dan sosok baik yang telah pergi lebih dulu.
Artikel Terkait
Acha Septriasa Buka Luka Masa Kecil, Ubah Luka Jadi Pedoman Jadi Ibu
Fuji Berjuang Menahan Duka di Tengah Duka Lula Lahfah
Boiyen Ajukan Cerai, Vincent Rompies Sudah Tahu Bakal Begini
Tawa dan Kebingungan Ammar Zoni Saat Saksi Ungkap Pohon Narkoba di Rutan