Aura Kasih Urus Perwalian Anak, Tegaskan: Semata-mata untuk Bella

- Selasa, 09 Desember 2025 | 16:10 WIB
Aura Kasih Urus Perwalian Anak, Tegaskan: Semata-mata untuk Bella

Aura Kasih Urus Perwalian Anak: "Ini untuk Kebaikan Bella"

Selasa (9/12) pagi, Aura Kasih terlihat memasuki gedung Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Wajahnya serius, tapi tetap santai. Ternyata, kedatangannya berkaitan dengan urusan penting: mengurus hak perwalian untuk putri semata wayangnya, Bella.

Menurut sejumlah saksi, penyanyi berusia 37 tahun itu tampak fokus menyiapkan dokumen. Soal ini, Aura langsung buka suara. Ia ingin meluruskan dulu agar tak ada salah paham.

"Ini sama sekali bukan karena ada konflik atau masalah dengan Eryck. Kami baik-baik saja. Urusan perwalian ini murni untuk kepentingan administratif dan kebaikan Bella ke depannya," jelas Aura.

Memang, Aura dan Eryck Amaral sudah resmi bercerai sejak empat tahun silam. Lantas, kenapa baru sekarang proses perwalian diurus? Pertanyaan itu mungkin hinggap di benak banyak orang.

Aura punya alasannya sendiri. "Dulu, fokus saya adalah bagaimana membesarkan Bella dengan tenang, memastikan kondisi emosionalnya baik pasca perceraian. Urusan hukum seperti ini sengaja saya tunda dulu. Sekarang, setelah semuanya lebih stabil, baru saya jalani," ujarnya. Ia mengaku prosesnya berjalan lancar, meski mengakui ada tantangannya tersendiri.

Di sisi lain, menjadi single parent selama empat tahun tentu bukan perkara mudah. Aura mengaku sempat kewalahan ketika Bella bertanya tentang ayahnya. "Itu bagian yang ribet, sih. Tapi saya selalu berusaha menjawab dengan bijak sesuai usianya," tuturnya. Baginya, yang terpenting adalah memberikan yang terbaik untuk sang anak, meski situasi keluarganya tak lagi utuh seperti dulu.

Kini, dengan diurusnya hak perwalian ini, Aura berharap semua menjadi lebih jelas dan teratur. Langkah ini, baginya, adalah bentuk komitmennya sebagai seorang ibu untuk melindungi masa depan Bella.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar