Namun begitu, Meiza memilih jalan lain. Demi menjaga keharmonisan rumah tangganya, ia memutuskan untuk menyimpan semua masalah rapat-rapat. Keluarga besar tak diajak bicara. Semua tekanan dan persoalan ditanggungnya sendiri, jauh dari sorotan bahkan dari orang terdekat sekalipun.
Barulah pada September 2025, ketika gugatan cerai diajukan, seluruh kebenaran itu meledak. Keluarga pun akhirnya paham.
Kini, setelah semuanya terbuka, sikap keluarga berbalik seratus delapan puluh derajat. Dukungan penuh mereka berikan kepada Meiza. Keputusan akhir mereka serahkan sepenuhnya pada majelis hakim, dengan harapan proses hukum berjalan adil berdasarkan bukti.
Harapan terbesarnya sederhana: Meiza dan ketiga anaknya bisa menemukan kejelasan dan ketenangan hidup setelah melewati tahun-tahun yang berat.
Mereka menikah pada 22 Juli 2018. Tujuh tahun dan tiga anak kemudian, hubungan itu berakhir di meja hijau Pengadilan Agama Cibinong pada 3 September 2025. Sidang kini masih berlanjut, mengumpulkan kesaksian dan mengurai bukti dari kedua belah pihak. Perjalanannya masih panjang.
Artikel Terkait
Whildan Buka Suara Soal Kedekatan dengan Dera: Belum Pacaran, Lagi ke Arah Sana
Inul Daratista Pingsan Usai Derita Diare Berkepanjangan, Curhat BAB Berasa Mau Copot
Onad Bebas, Langkah Pertama: Pulang dan Memeluk Anak
Fajar Sad Boy: Dari Tangis Viral hingga Bakat Tersembunyi yang Mengejutkan