Geger WO Ayu Puspita Digerebek Klien, Pesta Pernikahan Berantakan
Bayangkan gedung resepsi yang sudah tertata rapi, pelaminan megah berdiri, tapi meja prasmanannya kosong melompong. Tak ada hidangan sama sekali. Itulah kekacauan yang dialami sejumlah pasangan di Jakarta, gara-gara jasa wedding organizer yang mereka bayar lunas ternyata tak kunjung datang. Suasana bahagia langsung berubah jadi mimpi buruk.
Vendor yang jadi sorotan adalah Ayu Puspita Dinanti. Namanya kini viral setelah video-video resepsi tanpa katering itu membanjiri media sosial. Tamu undangan yang kelaparan pun ikut membagikan kemarahan mereka. Rupanya, ini bukan cuma soal satu acara yang gagal.
Menurut pendataan yang dilakukan korban, ada ratusan pasangan yang mengalami nasib serupa. Kerugiannya fantastis, mencapai belasan miliar rupiah. Emosi yang sudah menumpuk akhirnya meledak. Para korban pun bergerak mendatangi rumah sang WO di Jakarta Timur.
Dari Unggahan di Media Sosial Hingga Digelandang ke Polisi
Semua berawal dari unggahan seorang pengguna Threads, @cindyangelina, awal Desember 2025. Ia memposting bukti nyata acara yang berantakan. Dalam videonya, terlihat jelas gedung yang siap tapi meja makan kosong. Satu-satunya minuman yang ada cuma jus jambu, itupun diduga dari pihak gedung, bukan si WO.
“Ini terjadi di delapan pernikahan sekaligus dalam sehari,” tulis akun itu memperingatkan. Pelaku disebut menghilang setelah uang pembayaran cair.
Unggahan itu pun menyebar cepat, terutama di TikTok. Kekecewaan yang sama akhirnya mempertemukan para korban. Mereka membentuk grup untuk mengumpulkan data. Hasilnya? Sekitar 230 pasangan terjebak modus yang sama. Nilai kerugiannya diperkirakan tembus Rp 15-16 miliar. Cukup gila, kan?
Seorang saksi yang hadir di lokasi bilang, para korban sudah mulai menghitung kerugian mereka sejak siang hari.
Namun begitu, aksi nyata baru benar-benar terjadi pada hari Minggu. Ratusan korban yang tak bisa menahan emosi akhirnya mendatangi rumah Ayu Puspita di Cipayung, Jakarta Timur. Mereka menuntut pertanggungjawaban. Bagaimana tidak, hari bahagia mereka hancur total.
Tak lama setelah penggerebekan itu, beredar video Ayu Puspita digelandang ke kantor polisi. Dalam rekaman yang diunggah @jktnewsreborn, ia terlihat memakai kerudung hitam dan kemeja biru-putih, dikerubungi massa yang berteriak menuntut keadilan. Suasana saat itu sangat mencekam.
Saat ini, Ayu Puspita bersama suami dan beberapa anggota timnya sudah diamankan di Mapolres Jakarta Utara untuk diperiksa. Tapi proses mediasi dikatakan alot. Pihak pelaku dianggap berkelit dan belum memberi solusi yang jelas.
Dalam keterangannya, Ayu mengakui kalau manajemen keuangan perusahaannya “sangat berantakan”.
Ia membeberkan skema gali lubang tutup lubang: dana dari klien baru dipakai untuk menutupi acara klien lama yang belum juga terlaksana. Uang hasil pameran pun dipakai untuk cara yang sama.
Yang lebih menyakitkan, uang para klien itu ternyata juga dipakai untuk gaya hidup pribadi. Membeli rumah mewah, jalan-jalan ke luar negeri. Ia berjanji akan mengembalikan uang korban, tapi dengan syarat: minta waktu buat jual aset peralatan bisnisnya dulu. Janji yang bagi korban, mungkin sudah sulit dipercaya.
Artikel Terkait
Yenny Wahid Akui Salah Dress Code di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju
Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Sebut Ahmad Dhani Sahabat dan Kader Gerindra
Vokalis For Revenge Hentikan Konser di Yogyakarta demi Evakuasi Penonton Pingsan
El Rumi Resmi Nikahi Syifa Hadju di Jakarta, Ijab Kabul Satu Napas