Serangan Israel yang menargetkan kota Tyre, Lebanon, melukai sepuluh anggota staf rumah sakit. Peristiwa ini menambah daftar panjang dampak konflik yang terus meluas di kawasan tersebut.
Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan, serangan itu tidak hanya menyasar Tyre, tetapi juga beberapa daerah di Lebanon selatan dan sebuah desa di wilayah Baalbek di timur. Lokasi-lokasi tersebut berada jauh dari perbatasan Israel, menunjukkan perluasan jangkauan operasi militer.
Tiga rumah sakit di kota bersejarah Tyre mengalami kerusakan akibat serangan tersebut. Salah satunya adalah Rumah Sakit Hiram, yang area sekitarnya menjadi sasaran langsung.
“Sebuah area yang terletak sekitar 15 meter dari rumah sakit menjadi sasaran, dan 10 anggota staf medis dan administrasi terluka,” ujar Dr. Salman Aydibi, pimpinan Rumah Sakit Hiram.
Menurut Aydibi, serangan itu menghancurkan jendela dan merusak mobil yang diparkir di depan rumah sakit. “Ini adalah kali keenam area rumah sakit tersebut menjadi sasaran serangan Israel sejak awal perang,” katanya, menggambarkan pola serangan yang berulang terhadap fasilitas kesehatan.
Artikel Terkait
KPK Sita Rp200 Juta dan Mobil dalam Penyidikan Suap Pengondisian Audit BPK di Muara Enim
Tiga Tewas dalam Kecelakaan Maut Dua Motor di Wonogiri, Diduga Pengendara Ambil Jalur Lawan
Presiden Prabowo Instruksikan Percepatan Transisi dari LPG ke CNG Demi Ketahanan Energi Nasional
Tiga Pelaut India Tewas dalam Serangan AS di Dekat Selat Hormuz, Pemerintah India Protes Keras