Raisa Hadir Sidang Perceraian di Tengah Duka Kehilangan Ibu

- Selasa, 02 Desember 2025 | 14:50 WIB
Raisa Hadir Sidang Perceraian di Tengah Duka Kehilangan Ibu

Raisa Hadir di Sidang Cerai, Langsung dari Masa Berkabung

Keputusan Raisa benar-benar di luar dugaan. Di tengah suasana duka karena kepergian ibundanya, penyanyi itu ternyata memilih untuk hadir langsung di persidangan lanjutan perceraiannya. Padahal sebelumnya sempat absen.

Sidang digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Senin (1/12) lalu. Cuma berselang dua hari setelah ibunda Raisa, Ria Mariaty, meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker. Suasana duka tentu masih sangat terasa.

Nah, yang bikin kaget, Raisa ternyata datang. Bahkan kuasa hukumnya sendiri, Putra Lubis, mengaku tak menyangka kliennya akan muncul. Soalnya, keputusan untuk hadir itu baru benar-benar dipastikan di pagi hari sidang berlangsung.

"Nah, tapi memang hari ini dengan kondisi masih berkabung, saya juga tidak menyangka ternyata yang bersangkutan bersedia hadir," ungkap Putra usai sidang.

Putra bercerita, komunikasi terjalin pagi itu. Raisa menanyakan jam sidang. Karena antrean yang tak bisa dipastikan, Putra hanya bisa meminta untuk menunggu. Tapi entah kenapa, Raisa mendadak bersedia datang. "Akhirnya kami segerakan," jelasnya.

Di ruang sidang, Raisa tak datang sendirian. Dia membawa dua orang saksi dan segelintir bukti tertulis untuk menguatkan gugatannya terhadap Hamish Daud. Namun, jalannya sidang terbilang singkat. Majelis hakim hanya mengonfirmasi hal-hal administratif, seperti identitas dan keabsahan kuasa hukum.

"Hanya memastikan identitas, apakah benar mengajukan gugatan, dan apakah betul diwakilkan kepada kuasa hukum. Tidak ada pertanyaan lain," ujar Putra Lubis.

Lalu bagaimana kelanjutannya? Menurut Putra, pihak Raisa masih diberi ruang untuk menambahkan bukti jika diperlukan. Mereka akan mengajukannya nanti.

Persidangan ini jelas belum berakhir. Agenda berikutnya sudah ditetapkan untuk tanggal 15 Desember 2025 mendatang. Menunggu langkah Raisa selanjutnya di tengah duka yang masih menyelimuti.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar