ASG Expo 2026 Resmi Ditutup, PIK Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata dan Pusat Gaya Hidup

- Senin, 27 April 2026 | 00:45 WIB
ASG Expo 2026 Resmi Ditutup, PIK Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata dan Pusat Gaya Hidup

Jakarta ASG Expo 2026 resmi berakhir. Acara penutupannya digelar di kawasan PIK Avenue, Minggu, 26 April 2026. Suasananya cukup meriah, meski tak seramai hari pertama dulu. Penutupan ini bukan sekadar seremoni biasa. Lewat acara ini, arah pengembangan Pantai Indah Kapuk (PIK) semakin jelas: bukan cuma tempat tinggal, tapi juga destinasi wisata dan pusat gaya hidup. Konsepnya mulai terasa nyata di lapangan. CEO Agung Sedayu Group, Steven Kusumo, angkat bicara. Menurut dia, expo ini jadi ajang kolaborasi antara pelaku properti, pengusaha, dan masyarakat umum. Bukan cuma soal jual-beli rumah. “Terima kasih atas partisipasi semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini dengan baik,” ujar Steven. Ia melanjutkan, tren hunian sekarang sudah bergeser. Rumah bukan lagi sekadar tempat berteduh. Lebih dari itu, rumah kini jadi bagian dari gaya hidup. Orang mencari tempat yang nyaman, estetik, dan punya nilai tambah. “Rumah sekarang bukan hanya tempat untuk tinggal, tetapi sudah menjadi bagian dari lifestyle sebuah keluarga,” jelasnya. Di sisi lain, Steven juga menyoroti sektor pariwisata. PIK, lewat PIK Tourism Board, terus digenjot sebagai destinasi unggulan. Targetnya? Wisatawan lokal dan mancanegara. Dan hasilnya mulai terlihat. Pada 2025 saja, jumlah kunjungan ke kawasan ini sudah menembus angka 30 juta orang. Bayangkan. Itu bukan angka kecil. “Ekosistem pariwisata di PIK berkembang sangat cepat dan positif. Ini menjadi salah satu kawasan dengan pertumbuhan wisata tercepat di Indonesia,” ungkapnya. Namun begitu, bukan cuma itu. PIK juga diproyeksikan jadi gerbang baru menuju Kepulauan Seribu. Konsepnya terintegrasi, jadi satu paket wisata yang lengkap. Menarik, bukan? ASG Expo 2026 sendiri, menurut Steven, diharapkan jadi jembatan. Jembatan antara masyarakat dengan peluang bisnis dan investasi terutama di sektor properti dan pariwisata. Bukan sekadar pameran, tapi ajang menjalin koneksi. “Kami berharap expo ini bisa menjadi wadah yang menghubungkan masyarakat dengan berbagai peluang usaha dan investasi ke depan,” kata Steven. Menutup sambutannya, ia kembali berterima kasih. Semua pihak yang terlibat, katanya, punya peran besar. Dan ia berharap kolaborasi semacam ini bisa terus berlanjut. Bukan cuma tahun ini, tapi seterusnya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar