Vokalis For Revenge Hentikan Konser di Yogyakarta demi Evakuasi Penonton Pingsan

- Minggu, 26 April 2026 | 21:40 WIB
Vokalis For Revenge Hentikan Konser di Yogyakarta demi Evakuasi Penonton Pingsan

YOGYAKARTA Malam itu, Sabtu, 25 April 2026, Veteran Cup Fest di Yogyakarta berlangsung meriah. Penonton padat, energi tinggi. Tapi tiba-tiba, semuanya berhenti. Bukan karena listrik mati atau panggung ambruk, melainkan karena sang vokalis, Boniex, menghentikan lagu di tengah jalan. Begitu saja. Saat For Revenge membawakan "Saat Kubenci Dunia Dan Seisinya", Boniex melihat sesuatu dari atas panggung. Seorang penonton pingsan. Terimpit kerumunan, tak sadarkan diri. Tanpa pikir panjang, ia menghentikan pertunjukan. Langsung. Bukan tipe orang yang menunggu instruksi, rupanya. "Ada yang pingsan di sana," teriaknya, atau setidaknya itulah yang terdengar samar dari atas panggung. Ia lalu mengarahkan panitia dan penonton di sekitar untuk memberi jalan. Tim medis pun sigap turun tangan. Proses evakuasi berlangsung cepat, meski suasana sempat tegang. Putri, manajer For Revenge, kemudian membenarkan kejadian itu. Menurutnya, penonton tersebut memang butuh pertolongan medis. Hingga berita ini diturunkan, kondisi terkini korban masih belum diketahui. Tapi semua berharap ia baik-baik saja. Setelah situasi kembali terkendali, Boniex naik lagi ke panggung. Tapi ia tidak langsung menyambar mikrofon dan melanjutkan lagu. Ia malah santai, seperti baru selesai ngobrol di warung kopi. "Apa lagu tadi boleh diulang? Mulai dari awal?" tanyanya. Penonton serempak menjawab, "Yaaa, diulang!" Suasana langsung cair. Tegang tadi lenyap, diganti tawa dan teriakan semangat. For Revenge pun memainkan lagi lagu itu dari awal. Kali ini, penonton ikut bernyanyi lebih keras. Momen kecil yang tak terduga, tapi justru jadi pengingat: di tengah hingar-bingar konser, keselamatan manusia tetap nomor satu. Dan kadang, seorang vokalis yang berhenti di tengah lagu adalah pahlawan paling tak terduga.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar