"Nggak ada alasan, niat hati, dan memang karena mau mulai pertobatan, itu akhirnya Tuhan juga ganti pola pikir," jelasnya.
Perlahan tapi pasti, perubahan pola pikir itu mendorongnya untuk menjadi pribadi yang lebih baik. "Jadi pola pikir juga ikut berubah perlahan. Jadi kita sebisa mungkin kayak ke arah yang benarlah," tutur istri Dimas Akira ini.
Selain alasan spiritual, Sheila juga merasa risih dengan tato-tato di tubuhnya. Sebagai ibu, dia ingin menjadi contoh yang baik bagi anak-anaknya. "Aku nggak tahu ya, aku ngerasa risih aja. Lalu, untuk anak-anakku," pungkasnya.
Proses penghapusan tato ini jelas bukan jalan singkat. Butuh kesabaran dan komitmen kuat. Tapi bagi Sheila, semua itu sepadan dengan perubahan yang ingin dicapainya.
Artikel Terkait
Inara Rusli Ungkap Rasa Mual Dengar Pernyataan Cinta Insanul Fahmi
Pandji Pragiwaksono Berurusan dengan Hukum, Konten Mens Rea Dituduh Penistaan
Ressa Rizky Rossano Gugat Denada di PN Banyuwangi, Klaim Anak Kandung dan Tuntut Miliaran
KPK Amankan Pegawai Pajak Jakarta Utara dalam OTT Malam Jumat