Ia pun menjelaskan posisinya yang sebenarnya. Prilly menegaskan bahwa dirinya bukanlah juri, melainkan Ketua Program atau Ketua Pelaksana. Tugasnya sama sekali tak berkaitan dengan penilaian dan kemenangan Omara.
"Coba yuk dilihat media sosialnya Festival Film Indonesia apakah saya juri, saya itu Ketua Program atau Ketua Pelaksana," kata Prilly.
Dengan nada sedikit bergurau namun sarat makna, ia menambahkan, "Tapi kamu masih SMP kamu belum ngerti pasti itu tugasnya apa, ntar aja jelasin tunggu kamu SMA ya."
Sebagai informasi, tanggung jawab Prilly sebagai ketua program memang lebih ke urusan teknis penyelenggaraan. Ia memastikan acara berjalan lancar, memimpin tim, mengadaptasi regulasi, hingga menjembatani hubungan dengan Badan Perfilman Indonesia.
Di sisi lain, Omara sendiri justru memuji kerja keras Prilly dalam pidato kemenangannya. "Dan juga untuk perempuan yang hebat sekali bisa mengurus semua acara ini, Bu Prilly Latuconsina yang cantik di situ. Terima kasih, I love you," ucap Omara penuh apresiasi.
Jelas sudah, posisi Prilly di balik layar FFI tak ada kaitannya dengan penilaian juri. Tapi di era media sosial seperti sekarang, terkadang fakta harus berjuang lebih keras melawan narasi-narasi yang simpang siur.
Artikel Terkait
Perfect Crown Raih Rating Perdana 7,8%, Jadi Drama Jumat-Sabtu MBC Terbaik Ketiga
Michelle Ashley Ungkap Alasan Jauh dari Pinkan Mambo demi Kesehatan Mental
Serial Animasi KIKO Season 4 Tayang Perdana di RCTI, Usung Cerita Baru di Neo Asri
Haldy Sabri Protes Ammar Zoni Bawa-bawa Nama Irish Bella dalam Pleidoi Narkoba