Ia menambahkan bahwa pendekatan profesional ini justru memungkinkan para aktor untuk bekerja tanpa rasa canggung, karena semua sudah jelas dari awal.
Ritual Kecil untuk Chemistry yang Autentik
Di balik layar, kedua aktor mengungkapkan adanya ritual khusus sebelum memulai adegan-adegan krusial. Mereka menciptakan gesture tertentu untuk menyelaraskan energi dan membangun chemistry yang diperlukan.
"Kami memiliki gesture khusus seperti tepukan tertentu sebelum masuk ke set. Ini membantu kami menyamakan energi dan membangun chemistry agar penampilan di kamera terlihat natural," papar Faradina.
Apresiasi terhadap Kemampuan Akting
Rio Dewanto tak segan memberikan pujian terhadap kemampuan akting Faradina. Menurutnya, kemampuan lawan mainnya dalam menghidupkan karakter sesuai tuntutan naskah patut diacungi jempol.
"Jika penampilan Fara terlihat meyakinkan, itu karena dia berhasil memerankan karakternya dengan tepat sesuai tuntutan naskah," puji Rio.
Standar Baru Industri Film
Film "Legenda Malam Malin Kundang" kini menjadi pembicaraan hangat di kalangan sineas dan penikmat film Indonesia. Bukan hanya karena ceritanya yang menarik, tetapi juga karena pendekatan profesional dalam menangani adegan intim yang tetap menjaga keamanan dan kenyamanan para pemain.
Kehadiran intimacy coordinator dan sistem koreografi adegan intim menandai babak baru dalam industri film Indonesia yang semakin matang dan profesional dalam menangani berbagai tantangan produksi.
Artikel Terkait
Ressa Rizky Rossano Gugat Denada di PN Banyuwangi, Klaim Anak Kandung dan Tuntut Miliaran
KPK Amankan Pegawai Pajak Jakarta Utara dalam OTT Malam Jumat
Mushaf dan Perlengkapan Salat: Kado Terakhir Ridwan Kamil untuk Atalia
Inara Rusli Buka Suara: Kita Tak Bisa Request Peran dalam Hidup