Sementara itu, kondisi siswa pelaku ledakan masih dalam masa pemulihan setelah menjadi korban dalam insiden tersebut. Kepolisian menunda pemeriksaan terhadap siswa hingga kondisinya benar-benar pulih dan memungkinkan untuk dimintai keterangan.
Dalam perkembangan terbaru, penyidik telah memeriksa 46 saksi dari kalangan siswa sekolah. Pemeriksaan terhadap para saksi ini merupakan bagian dari upaya polisi untuk mengungkap kronologi lengkap peristiwa ledakan.
Kejadian ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading terjadi pada Jumat, 7 November 2025 usai pelaksanaan salat Jumat. Insiden ini mengakibatkan sekitar 96 orang menjadi korban. Di lokasi kejadian, polisi menemukan senjata mainan yang diduga terkait dengan kasus ini.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa terduga pelaku merupakan salah satu siswa di sekolah tersebut. Investigasi terus dilakukan untuk menyelidiki motif dan latar belakang kejadian ini.
Artikel Terkait
Terikat Janji Malam Ini: Mayang Siapkan Aksi Memalukan untuk Davina
Club Dangdut Racun dan MikkyZia Rencanakan Rilis Lagu dan Tur Kolaboratif
Perfect Crown Raih Rating Perdana 7,8%, Jadi Drama Jumat-Sabtu MBC Terbaik Ketiga
Michelle Ashley Ungkap Alasan Jauh dari Pinkan Mambo demi Kesehatan Mental