Ramadhan 2024: 10 Ide Bisnis Takjil Kekinian untuk Tangkap Peluang Pasar

- Sabtu, 14 Februari 2026 | 23:15 WIB
Ramadhan 2024: 10 Ide Bisnis Takjil Kekinian untuk Tangkap Peluang Pasar

MURIANETWORK.COM - Menjelang bulan suci Ramadhan, tradisi "war takjil" atau berburu hidangan berbuka puasa diprediksi akan semakin ramai. Fenomena ini membuka peluang bisnis yang menjanjikan bagi siapa saja yang ingin memulai usaha kuliner. Berikut ini sejumlah ide jajanan takjil kekinian yang memiliki potensi pasar luas, dirangkum dari berbagai tren dan pengamatan di lapangan.

Es Teler Creamy yang Estetik

Es teler tetap menjadi favorit yang tak lekang waktu. Untuk menarik perhatian pembeli, terutama generasi muda, coba buat versi creamy dengan tambahan susu evaporasi atau krimer. Penyajian dengan potongan buah yang besar dan tampilan yang menarik akan membuat produk ini lebih "Instagramable".

Mango Sticky Rice Mini

Dessert asal Thailand ini bisa diadaptasi menjadi sajian takjil yang pas. Dengan membuat ketan dalam bentuk bola kecil atau potongan mini, hidangan ini tidak akan terlalu mengenyangkan. Tata mangga yang cantik di atasnya untuk meningkatkan daya tarik visual.

Pangsit Chili Oil yang Gurih Pedas

Takjil gurih selalu memiliki pangsa pasar tersendiri. Pangsit rebus yang disiram dengan chili oil berbumbu bawang putih dan ebi menawarkan rasa pedas gurih yang kompleks, namun tidak terlalu ekstrem bagi lidah.

Flat Croissant ala Korea

Terinspirasi tren dari Korea, croissant pipih yang dipanggang hingga renyah menawarkan tekstur kriuk yang unik. Untuk variasi rasa, tambahkan topping seperti cokelat atau taburan gula karamel yang disukai kalangan muda.

Salad Jelly Ball yang Inovatif

Inovasi dari sop buah ini menggunakan jelly berbentuk bola yang diisi potongan buah. Dari segi modal, komposisi jelly yang lebih banyak bisa menjadi pilihan yang lebih hemat, namun tampilannya tetap terlihat premium.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar