Gebrakan Prilly Latuconsina di LinkedIn ternyata berujung ricuh. Figur publik itu baru-baru ini mengaktifkan status ‘Open To Work’ di platform profesional tersebut, sebuah langkah yang justru memicu gelombang kritik tajam dari netizen. Tak butuh waktu lama, amarah itu meluap di media sosial.
Banyak yang menilai, aksi Prilly itu cuma sekadar pembentukan citra. Apalagi, perusahaan pertama yang dia tuju adalah brand pasta gigi sensitif yang memang sudah lama bekerja sama dengannya. Di mata warganet, ini terlihat sangat seperti strategi marketing yang diatur ketimbang pencarian kerja yang tulus.
Menyadari badai komentar negatif yang menerpa, Prilly akhirnya angkat bicara. Lewat sebuah video di Instagram yang diunggah Selasa, 3 Februari 2026, dia menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Video itu sendiri, disebut telah ditonton oleh hampir 6 juta pasang mata.
Lantas, apa isi pernyataan lengkapnya?
Begitu Prilly membuka pernyataannya, seperti dikutip Rabu (4/2/2026). Ia lalu menyampaikan permintaan maaf yang tulus, mengakui bahwa tindakannya telah menimbulkan rasa tidak nyaman dan kesalahpahaman. Menurutnya, ini sama sekali bukan hal yang ingin dia ciptakan.
Artikel Terkait
Pandji Pragiwaksono Tegaskan Bakal Lanjutkan Stand Up Comedy, Meski Tanpa Mens Rea
Membaca Mimpi Shio: Pesan Batin Jelang Imlek
Konselor Laktasi: Pendamping Kunci yang Selamatkan Masa Menyusui
Sambut Imlek 2026 dengan Lima Ide Seru Penuh Makna