Sudah jadi tradisi, perayaan Imlek selalu diwarnai dengan suguhan manis yang penuh arti. Menjelang Tahun Baru Imlek 2026 nanti, persiapan untuk hidangan-hidangan istimewa ini biasanya sudah mulai dilakukan.
Bagi masyarakat Tionghoa, dessert bukan cuma sekadar penutup mulut. Lebih dari itu, setiap sajian manis itu adalah simbol. Sebuah harapan agar kehidupan di tahun yang baru dipenuhi kebahagiaan, rezeki yang lancar, dan tentu saja, keberuntungan.
Nah, aneka kue dan camilan manis ini biasanya menghiasi meja sejak hari pertama Imlek. Disajikan saat kumpul keluarga atau ketika menjamu tamu, kehadirannya terus berlanjut hingga puncak perayaan di Cap Go Meh.
Lalu, apa saja sih hidangan penutup yang paling dinanti? Berikut beberapa yang paling ikonik dan pasti akan hadir lagi menyambut Imlek 2026.
Kue Keranjang (Nian Gao)
Yang pertama, tentu saja kue keranjang atau nian gao. Kue ini adalah lambang keberuntungan dan keharmonisan. Teksturnya yang lengket itu bukan tanpa makna ia melambangkan ikatan keluarga yang erat dan sulit untuk dipisahkan.
Olahan kue keranjang juga beragam. Bisa dimasak jadi kolak, dikukus biasa, atau digoreng dengan lapisan tepung renyah. Rasa manisnya mengingatkan kita untuk selalu menjaga tutur kata dan sikap, biar hubungan kekeluargaan tetap manis dan rukun.
Kue Mangkuk
Selanjutnya ada kue mangkuk. Ini sebenernya adaptasi dari kue apem, dibentuk seperti mangkuk dan mengembang di bagian atasnya. Dari bahan dasar tepung beras, kue ini sering ditaruh di posisi puncak saat menata tumpukan kue keranjang.
Warnanya yang cerah-cerah bikin suasana jadi lebih semarak. Katanya sih, semakin banyak bagian atas kue yang "mekar", semakin besar pula rezeki yang akan datang di tahun baru.
Manisan Kumquat (Jeruk Kimkit)
Kalau yang ini melambangkan kemakmuran. Jeruk kimkit atau kumquat ini ukurannya kecil-kecil, tapi maknanya besar. Biasanya ia hadir berdampingan dengan jeruk ponkam yang dimakan segar.
Bedanya, kumquat umumnya diolah dulu jadi manisan atau preserved kumquats. Hasilnya? Rasa manis-asam yang khas dan menyegarkan, plus lebih awet untuk disimpan.
Kue Ku
Terakhir, ada Kue Ku. Kue tradisional ini terbuat dari tepung ketan dengan isian kacang hijau. Bentuknya unik, menyerupai tempurung kura-kura yang melambangkan umur panjang.
Warnanya merah cerah, simbol kemakmuran dan kebahagiaan. Di permukaannya, sering kali ada cetakan huruf atau motif yang artinya keberuntungan. Gabungan makna dan rasanya yang enak bikin kue ini selalu ditunggu saat Imlek, termasuk nanti di tahun 2026.
Artikel Terkait
Nasabah PNM Mekaar di Serang Berhasil Tekan Sampah Rumah Tangga hingga 55 Persen Lewat Bank Sampah MATA
Ria Ricis Akui Operasi Hidung demi Kesehatan, Bukan Sekadar Estetik
Puasa Ayyamul Bidh Dzulqa’dah 1447 H Jatuh pada 1-3 Mei 2026, Ibadah di Bulan Haram Berpahala Lipat Ganda
Menkes: Minuman Rendah Gula Bisa Mengecoh Tubuh, Picu Rasa Lapar Terus-Menerus