"Kalau tidak ada karbohidrat, maka aktivitas anak akan terganggu. Jadi, tetap tambahkan karbohidrat untuk melengkapi nutrisinya," tuturnya.
5. Nugget dan Sosis
Ingin menyajikan nugget atau sosis? Boleh-boleh saja. Tapi lebih disarankan yang homemade atau buatan sendiri. Lebih terjamin kandungan dan kebersihannya.
6. Nasi Goreng
Menu yang satu ini praktis dan mudah dibuat. Tinggal campurkan protein hewani favorit si kecil ke dalam nasi.
"Sangat baik ketika nasi gorengnya bisa ditambahkan dengan sayur dan protein, seperti telur dan ayam," jelas dr. Reza.
7. Smoothies
Minuman kental dari campuran buah dan sayur ini memang praktis. Tapi sayangnya, kurang disarankan untuk sarapan.
"Anak-anak mungkin bisa mendapat vitamin, mineral, atau protein dari smoothies tersebut. Akan tetapi, kalau terlalu banyak buah yang dimasukkan, maka akan meningkatkan jumlah gula tambahan," paparnya.
8. Susu
Mau kasih susu saja? Boleh, tapi jangan dijadikan menu tunggal. Soalnya, susu saja tidak bisa menggantikan kalori dari makanan padat.
"Mungkin susu dipertimbangkan untuk sebagai suplemen atau tambahan setelah anak makan makanan padatnya," tutup dr. Reza.
Jadi, dengan memilih menu sarapan yang tepat, kita sudah membantu si kecil punya energi optimal untuk menjalani harinya. Semangat pagi dimulai dari piring yang tepat!
Artikel Terkait
IHDC Soroti Pendidikan Sehat sebagai Fondasi Sistem Kesehatan Nasional
Masa Muda Elle Woods Terungkap, Serial Elle Tayang 2026
Sarapan Anak: Dokter Ungkap Menu yang Bikin Semangat dan yang Bikin Ngantuk
Kemenag Galakkan Ekoteologi, dari KUA Ramah Lingkungan hingga Wakaf Pohon Pengantin