Merah, Naga, dan Fu Terbalik: Makna Tersembunyi di Balik Hiasan Imlek 2026

- Jumat, 23 Januari 2026 | 21:45 WIB
Merah, Naga, dan Fu Terbalik: Makna Tersembunyi di Balik Hiasan Imlek 2026

Suasana perayaan sudah mulai terasa. Menjelang Imlek 2026, warga Tionghoa pun mulai sibuk dengan berbagai persiapan. Salah satu ritual yang tak pernah absen? Menghias rumah dengan dekorasi khas berwarna merah menyala dan penuh simbol harapan.

Bagi mereka, dekorasi ini jauh lebih dari sekadar pajangan. Ini adalah perwujudan doa, sebuah harapan tulus agar tahun baru nanti membawa lebih banyak rezeki, kebahagiaan, dan kemakmuran untuk keluarga.

Nah, kalau kamu penasaran apa saja sih hiasan wajibnya, berikut beberapa yang paling umum ditemui. Mari kita lihat satu per satu.

Lampion Merah, Si Penyambut Utama

Pertama, tentu saja lampion merah. Ini sudah jadi ikon utama Imlek. Warna merahnya yang mencolok bukan tanpa alasan. Secara turun-temurun, warna ini dipercaya membawa keberuntungan, sukacita, dan sekaligus jadi penangkal energi-energi negatif.

Makanya, jangan heran melihatnya menggantung di mana-mana. Dari depan rumah, ruang tamu, sampai sudut-sudut jalan. Semuanya jadi lebih hangat dan semarak berkat cahaya kemerahan dari lampion-lampion itu.

Si Penjaga: Hiasan Berbentuk Shio

Setiap tahun Imlek identik dengan satu shio. Nah, ornamen berbentuk shio tahun berjalan yang untuk 2026 adalah Naga Api sering jadi pusat perhatian. Banyak yang meyakini, kehadirannya bisa memberikan perlindungan dan mengundang aura positif bagi seluruh penghuni rumah.

Selain maknanya yang dalam, hiasan shio ini juga langsung bikin nuansa Imlek terasa kuat sekali di rumah.

Huruf "Fu" yang Selalu Dipasang Terbalik

Lalu, ada ornamen dengan karakter Fu (福). Artinya kurang lebih keberuntungan dan kebahagiaan. Hiasan klasik ini hampir pasti ada di setiap rumah yang merayakan.

Uniknya, huruf Fu ini biasanya ditempel terbalik di pintu atau dinding. Kenapa? Konon, cara pasang seperti itu melambangkan "datangnya" keberuntungan. Jadi, rezeki diharapkan mengalir deras masuk ke dalam rumah sepanjang tahun.

Sentuhan Alam dengan Bunga dan Tanaman

Selain ornamen gantung, elemen alam juga punya peran penting. Beberapa jenis bunga dan tanaman punya makna khusus untuk disambutnya tahun baru.

Bunga plum, bunga persik, atau pohon jeruk mandarin misalnya. Mereka bukan cuma mempercantik ruangan. Kehadirannya melambangkan awal baru, kesuburan, dan tentu saja kemakmuran. Rumah pun terasa lebih hidup dan segar, sekaligus sarat dengan filosofi yang mendalam.

Itulah beberapa dekorasi inti yang biasanya menghiasi rumah saat Imlek. Masing-masing punya cerita dan harapannya sendiri, menyambut datangnya tahun dengan penuh optimisme.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar