Tas Terbuka hingga Kantung Serut: Tren yang Bakal Ramaikan Dunia Fashion

- Selasa, 20 Januari 2026 | 20:54 WIB
Tas Terbuka hingga Kantung Serut: Tren yang Bakal Ramaikan Dunia Fashion

Setiap musim, dunia fashion selalu punya kejutan. Rumah-rumah mode besar dan kecil terus berinovasi, menciptakan tas yang diharapkan jadi primadona baru. Kenyataannya, tas memang item yang paling strategis. Bukan cuma soal menyimpan barang, tapi juga soal gengsi baik bagi brand maupun si pemakai. Sebenarnya, yang ideal sih, tas itu harus praktis dan fungsional. Tapi, ya itu, estetika seringkali jadi resep utama untuk menciptakan tren.

Lalu, model seperti apa yang bakal membanjiri linimasa para fashionista tahun ini? Mari kita lihat beberapa tren tas branded yang diprediksi akan mendominasi.

Tas Belahan Terbuka: Mengintip Isinya

Mode terkadang memang seperti pelarian. Di kehidupan nyata, kita mengunci rapat tas kita, menyembunyikan dompet dan ponsel. Di panggung mode? Justru sebaliknya. Tren tas dengan belahan terbuka malah mengundang orang untuk melongok ke dalam.

Fendi dengan tas Peekaboo-nya sudah jadi ikon sejak 2009 berkat konsep 'mengintip' ini. Musim ini, Peekaboo hadir dalam warna-warna cerah dan material yang nyentrik. Bayangkan payet warna-warni seperti permen, atau bulu-bulu halus berwarna pink. Bahkan ada yang transparan.

Tak cuma Fendi, rumah mode lain juga terinspirasi. Loewe dari Spanyol, misalnya, menghadirkan Amazona 180, tas slouchy dengan pegangan tunggal dan logo double L yang baru.

Sementara Chanel bermain dengan ilusi. Mereka menampilkan tas yang sengaja didesain tampak 'remuk' dan terbuka. Semuanya terlihat artistik, sih. Hanya saja, kamu butuh trik ekstra agar tidak menarik perhatian yang salah di tempat ramai.

Kebangkitan Tas Kantung Serut

Desainnya simpel, mirip kantung serut biasa. Tapi di tangan para desainer, item yang sering kita lihat sebagai kantong sepatu atau koin ini naik kelas total.

Rahasianya ada dua. Pertama, materialnya yang mewah. Prada menggunakan satin sutra, Loewe memilih kulit lembu yang super lembut. Zimmermann main dengan patchwork kulit warna pastel, sementara Hermès menghadirkan kanvas dengan ukuran yang mengingatkan kita pada tas laundry.

Kedua, cara membawanya. Tas ini tidak diselempangkan, melainkan digenggam di bagian atasnya. Kalau kamu tertarik mencoba tren ini, beberapa label lokal juga punya opsi, seperti bucket bag Padme dari Purotti. Intinya, mode nggak cuma soal barang baru, tapi juga gaya memakainya.


Halaman:

Komentar