Makna Tersembunyi di Balik Sajian Imlek: Dari Ikan Hingga Kue Keranjang

- Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:30 WIB
Makna Tersembunyi di Balik Sajian Imlek: Dari Ikan Hingga Kue Keranjang

Lumpia, Si Batang Emas

Bentuk lumpia yang mirip batangan emas membuatnya dianggap sebagai simbol kekayaan. Isiannya biasanya daging dan sayuran, lalu digoreng garing. Rasanya yang gurih membuatnya disukai banyak orang. Jadi, selain untuk keberuntungan finansial, lumpia juga selalu bikin suasana makin meriah.

Kue Keranjang, Si Manis Perekat Keluarga

Nian gao, atau kue keranjang, mungkin adalah ikon Imlek yang paling dikenal. Teksturnya yang lengket diartikan sebagai ikatan keluarga yang erat. Rasanya yang manis adalah harapan untuk kehidupan yang lebih bahagia. Kue ini sering disusun bertingkat, lambang rezeki yang naik dari tahun ke tahun. Dan biasanya, dibagikan ke tetangga dan kerabat sebagai wujud berbagi kebahagiaan.

Jeruk Mandarin, Pembawa Hoki

Warna oranye keemasan jeruk mandarin mengingatkan pada emas dan kekayaan. Makanya, buah ini dianggap pembawa keberuntungan. Biasanya disajikan atau dihadiahkan dalam jumlah genap saat bersilaturahmi. Kehadirannya hampir selalu ada, menambah semarak dan harapan baik di tahun baru.

Manisan dan Permen

Berbagai manisan dan permen melengkapi sajian Imlek. Ini simbol harapan agar tahun yang dijalani nanti dipenuhi hal-hal manis dan menyenangkan. Biasanya disusun rapi dalam kotak dengan beberapa bagian, masing-masing mewakili harapan seperti kesehatan dan umur panjang.

Jadi, jelas ya? Makanan dalam Imlek itu jauh lebih dari sekadar pengisi perut. Itu adalah media untuk menyampaikan doa, merawat nilai-nilai kehidupan, dan mensyukuri apa yang sudah didapat. Dengan menghidangkannya, perayaan jadi lebih bermakna. Semoga tahun ini membawa kebahagiaan, keharmonisan, dan rezeki yang tak putus-putus untuk semua. Gong Xi Fa Cai!


Halaman:

Komentar