Di tengah keriuhan Bursa Kerja untuk Penyandang Disabilitas, sosok Evolda Watimena (45) tampak tekun mendatangi satu stan ke stan lainnya. Ia ditemani putrinya, sambil tangannya berpegangan pada tongkat. Yang menarik perhatian, di tangan yang lain ia membawa setumpuk map berwarna cokelat berisi lamaran kerja dan portofolio yang menjadi modalnya hari itu.
Evolda bukanlah peserta biasa. Kepada saya, ia mengaku sangat antusias dengan adanya acara seperti ini. Baginya, ini lebih dari sekadar job fair.
"Bagus sekali ya buat saya," ujarnya, matanya berbinar. "Membuka peluang bagi kami para difabel. Dulu, mungkin kami tak terpikir bisa bekerja lagi. Tapi ini memotivasi kami, bahwa dengan kemampuan yang ada, meski tubuh terbatas, kami masih bisa berkarya."
"Jadi tidak ada diskriminasi bagi kami yang terbatas ini," sambungnya mantap.
Menurut ceritanya, Evolda tidak terlahir sebagai penyandang disabilitas. Dulu, ia pernah menggeluti dunia kerja di sebuah perusahaan, tepatnya di posisi administrasi, selama tidak kurang dari 12 tahun. Pengalaman itulah yang kini ia bawa-bawa.
"Kalau saya di administrasi sih sebenarnya," katanya sambil tersenyum. "Soalnya, sebelum jadi difabel, saya kan orang normal yang aktif banget."
Nah, modal pengalaman puluhan tahun itulah yang membuatnya yakin. Yakin bahwa harapan untuk kembali berkarier yang sempat ia kira telah terkubur ternyata masih bisa dihidupkan kembali.
"Dengan adanya acara seperti ini, niat saya muncul lagi," tutur Evolda. Dulu, ia sempat berpikir impiannya sudah kandas. Tapi keadaan sekarang membuktikan lain. "Kami yang difabel diberi kesempatan. Dan untuk itu, kami bersyukur sekali."
Suasana di hall job fair itu memang berbeda. Terasa ada semangat lain, selain dari sekadar mencari lowongan. Ada nuansa perjuangan dan harapan yang nyaris pudar, kini kembali disulut.
Artikel Terkait
Studi Ungkap Kebiasaan Nonton Video Pendek Bisa Turunkan Kontrol Diri dan Fokus Otak
Menjelang Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Rumah Ahmad Dhani di Pondok Indah Sepi, Sang Musisi Istirahat Jaga Kondisi
El Rumi dan Syifa Hadju Dikabarkan Menikah 26 April 2026
Kemenkes Peringatkan Dampak Pornografi Berlebihan pada Kesehatan Mental dan Sosial