Selama ini, citra pramugari memang lekat dengan sepatu heels yang elegan tapi kerap menyiksa. Padahal, tuntutan pekerjaan mengharuskan mereka bolak-balik melayani penumpang di lorong pesawat yang sempit. Cukup melelahkan, tentunya.
Tak Sendirian, Maskapai Lain Juga Mulai Berubah
Japan Airlines ternyata bukan yang pertama melonggarkan aturan sepatu untuk pramugarinya. Beberapa maskapai lain sudah lebih dulu mengambil langkah serupa. SkyUp Airlines asal Ukraina, misalnya, sudah mengizinkan sneakers. Sementara ANA, maskapai saudara dari Jepang, memberikan opsi sepatu flat atau pumps bagi awak kabin perempuannya.
Tak ketinggalan, Emirates yang mewah pun ikut beradaptasi. Sejak 2024, maskapai asal Uni Emirat Arab ini menawarkan 15 model sepatu kulit dengan variasi tinggi hak dan lebar yang bisa disesuaikan selera dan kenyamanan masing-masing pramugari. Warna merah ikoniknya, tentu saja, tetap dipertahankan.
“Kini, awak kabin perempuan menerima dua pasang sepatu kulit merah setiap tahunnya sepatu kabin flat dan satu pasang sepatu heels dengan hak medium atau tinggi,”
begitu penjelasan dari Emirates.
Lalu, bagaimana dengan Indonesia? Sejauh ini, mayoritas maskapai nasional masih bertahan dengan aturan sepatu hak tinggi untuk pramugari. Tapi ada pengecualian. Super Air Jet, misalnya, punya gaya yang lebih santai dengan sneakers putih yang dipadukan kemeja dan celana kargo warna krem. Gaya yang praktis dan kekinian.
Artikel Terkait
Boiyen Ungkap Alasan Cerai: Capek Banget, yang Diharapkan Tak Terjadi
Alumni UNS Kumpul di Smesco Tower, Perkuat Jejaring untuk Kolaborasi Nyata
Turun Ranjang Malam Ini: Kereta Bayi Leon Didorong Sengaja, Naza Terjebak Konflik Batin
Sahabat Ungkap Boiyen Santai dan Tak Larut Duka Pascaperceraian