Peningkatan ekspor kumulatif ini terutama didorong oleh melonjaknya ekspor komoditas lemak dan minyak hewani/nabati. Nilai ekspor komoditas ini meroket dari 355,62 juta Dolar Amerika menjadi 657,49 juta Dolar Amerika. Komoditas ini sekaligus menjadi kontributor utama ekspor Sulut dengan pertumbuhan 84,89 persen.
Meskipun didominasi oleh satu komoditas, kinerja ekspor secara keseluruhan sangat positif. Hampir seluruh komoditas dalam 10 besar ekspor mengalami kenaikan. Komoditas buah-buahan mencatat pertumbuhan tertinggi, yaitu sebesar 140,05 persen. Sepuluh golongan barang utama ini memberikan kontribusi sangat besar, yaitu 98,97 persen terhadap total nilai ekspor Sulawesi Utara.
China Tujuan Ekspor Utama Sulawesi Utara
Dalam periode Januari-September 2025, China tetap menjadi tujuan ekspor utama bagi komoditas asal Sulawesi Utara. Nilai ekspor ke China mencapai 205,25 Juta Dolar Amerika, tumbuh 64,59 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya.
Komoditas andalan yang dikirim ke pasar China antara lain adalah lemak dan minyak hewani/nabati, berbagai produk kimia, dan berbagai makanan olahan. Data ini menunjukkan diversifikasi produk yang cukup baik meski tetap bertumpu pada komoditas utama.
Artikel Terkait
Laba Bersih Trisula International Melonjak 33% pada 2025 Didorong Ekspor
BSA Logistics Targetkan Rp302 Miliar dari IPO, Mayoritas untuk Akuisisi Perusahaan Afiliasi
WIKA Pangkas Utang Rp3,87 Triliun Meski Rugi Bersih Membengkak
WBSA Jadi Emiten IPO Pertama 2026, Harga Saham Perdana Rp168