BULOG Salurkan 603 Ribu Ton Beras SPHP: Strategi Jaga Stabilitas Harga & Pasokan

- Selasa, 11 November 2025 | 18:36 WIB
BULOG Salurkan 603 Ribu Ton Beras SPHP: Strategi Jaga Stabilitas Harga & Pasokan
Strategi BULOG Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Beras Nasional - Penyaluran Capai 603 Ribu Ton

Komitmen BULOG dalam Stabilisasi Pasokan dan Harga Beras di Indonesia

Perum BULOG terus menunjukkan komitmen kuatnya dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras untuk seluruh lapisan masyarakat. Hingga pertengahan November 2025, realisasi penyaluran beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) telah mencapai angka lebih dari 603 ribu ton.

Saluran Distribusi Beras SPHP yang Beragam

Untuk memastikan beras terjangkau dapat diterima masyarakat dengan lancar, BULOG memanfaatkan berbagai saluran distribusi resmi. Saluran-saluran ini mencakup pengecer di pasar tradisional, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Pemerintah Daerah melalui gerai pangan binaan dan Gerakan Pangan Murah (GPM), serta unit usaha BUMN. Selain itu, distribusi juga dilakukan melalui instansi pemerintah seperti TNI dan POLRI, Rumah Pangan Kita (RPK) milik BULOG, dan jaringan Ritel Modern.

Kolaborasi Strategis Perluas Jangkauan Distribusi

Pendekatan kolaborasi pentahelix menjadi kunci dalam mempercepat distribusi beras dari gudang ke tangan konsumen. Salah satu bentuk kolaborasi terbaru adalah dengan PT Pegadaian, yang ditunjuk sebagai saluran resmi penjualan beras SPHP. Melalui program operasi pasar murah, Pegadaian memberikan kupon stimulus senilai Rp 40 ribu dan Rp 50 ribu yang dapat digunakan masyarakat untuk membeli beras dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga lebih terjangkau. Program yang telah berjalan di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat ini rencananya akan diperluas ke berbagai daerah lain di Tanah Air.

Di sisi lain, BULOG juga sedang menyusun kerja sama strategis dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di seluruh Indonesia. Kolaborasi ini bertujuan mengoptimalkan penyaluran Cadangan Beras Pemerintah (CBP) melalui program SPHP. Dalam pelaksanaannya, INKOPASINDO (Induk Koperasi Pemasyarakatan Indonesia) akan berperan sebagai mitra distributor resmi di lingkungan Lapas.

Jaminan Kualitas Beras SPHP yang Ketat

Di balik volume penyaluran yang masif, BULOG tidak mengabaikan aspek kualitas beras. Proses pemeliharaan beras di gudang dilakukan secara komprehensif, mulai dari pemeriksaan awal, pengawasan rutin harian, mingguan, bulanan, hingga semester. Setiap gudang dijaga kebersihannya melalui proses sanitasi, spraying, dan fumigasi jika ditemukan indikasi hama atau penurunan mutu.

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa BULOG terus melakukan upaya ekstra dalam menjaga kualitas beras selama proses penyimpanan hingga penyaluran. "Dengan penyerapan produksi dalam negeri yang telah tembus lebih dari 3 juta ton, BULOG melakukan berbagai langkah penjaminan kualitas sebelum stok disalurkan. Kami pastikan beras yang diterima masyarakat adalah beras layak konsumsi dan sehat," tegasnya.

Jika ditemukan tanda-tanda penurunan kualitas, BULOG segera mengambil tindakan korektif seperti pemisahan, reprocessing (pengolahan ulang), atau pemilahan menggunakan mesin modern. Prinsip FIFO (First In, First Out) dan FEFO (First Expired, First Out) juga diterapkan untuk mengoptimalkan sirkulasi stok dan mencegah penumpukan di satu lokasi.

Sebelum disalurkan, beras SPHP selalu melalui pengecekan ulang kualitas secara kualitatif dan kuantitatif. Langkah ini memastikan hanya beras yang layak konsumsi dan memenuhi standar mutu pemerintah yang sampai ke masyarakat.

Inovasi Penyimpanan Beras Masa Depan

Sebagai bentuk antisipasi untuk penyimpanan jangka panjang, BULOG berencana menerapkan metode Cocoon pada tahun 2026. Teknik penyimpanan ini menggunakan sungkup plastik kedap udara yang mampu mengontrol kadar karbondioksida dan meminimalkan oksigen. Metode ini efektif menghambat pertumbuhan hama tanpa bergantung pada pestisida kimiawi.

Dengan sistem pengawasan yang ketat, kolaborasi lintas sektor, serta dukungan penuh pemerintah, BULOG memastikan stok beras nasional tetap aman, berkualitas tinggi, dan siap disalurkan kapan pun dibutuhkan untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar