Pendapatan CGAS Tembus Rp426,64 Miliar, Tumbuh 14% di 9M 2024

- Jumat, 07 November 2025 | 20:45 WIB
Pendapatan CGAS Tembus Rp426,64 Miliar, Tumbuh 14% di 9M 2024

Pendapatan Citra Nusantara Gemilang (CGAS) Tumbuh 14% Jadi Rp426,64 Miliar

PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) mencatat kinerja keuangan positif dengan membukukan pendapatan sebesar Rp426,64 miliar selama sembilan bulan pertama tahun 2024. Capaian ini menunjukkan pertumbuhan 14 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp375,86 miliar.

Faktor Pendukung Pertumbuhan Penjualan Gas

Direktur Utama CGAS, Andika Purwonugroho, mengungkapkan pertumbuhan pendapatan ini didorong oleh peningkatan volume penjualan gas. "Peningkatan ini merupakan cerminan dari meningkatnya permintaan dari sektor industri dan ritel, sekaligus keberhasilan perusahaan dalam menjaga stabilitas pasokan dan efisiensi operasional," jelas Andika dalam keterangan resmi, Jumat (7/11/2025).

Laba Bersih Mencapai Rp9,89 Miliar

Dengan pertumbuhan pendapatan tersebut, CGAS berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp9,89 miliar. Angka ini tumbuh sekitar delapan persen dibandingkan realisasi laba bersih 9M2024 yang sebesar Rp9,18 miliar. Peningkatan pendapatan dan laba ini menunjukkan efektivitas strategi bisnis dan peningkatan efisiensi operasional di seluruh segmen usaha perusahaan.

Perbaikan Signifikan Likuiditas Perusahaan

Dari sisi likuiditas, CGAS juga mencatat perbaikan yang signifikan. Arus kas bersih dari aktivitas operasi tercatat positif sebesar Rp808 juta, berbalik dari defisit Rp20,71 miliar pada periode sama tahun 2024.

Dukungan Transisi Energi Nasional

Sebagai pelopor perusahaan energi bersih di Indonesia, CGAS terus memperkuat perannya dalam mendukung program transisi energi nasional. "Melalui inovasi berkelanjutan, perluasan jaringan distribusi, dan pengembangan kemitraan strategis, kami berkomitmen menghadirkan solusi energi yang efisien, aman, dan berkelanjutan," tegas Andika.

Perusahaan juga berkontribusi aktif dalam mendukung program pemerintah menuju target net zero emission tahun 2060, memperkuat posisinya sebagai pemain kunci dalam industri energi bersih di Indonesia.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar