Pendapatan Citra Nusantara Gemilang (CGAS) Tumbuh 14% Jadi Rp426,64 Miliar
PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) mencatat kinerja keuangan positif dengan membukukan pendapatan sebesar Rp426,64 miliar selama sembilan bulan pertama tahun 2024. Capaian ini menunjukkan pertumbuhan 14 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp375,86 miliar.
Faktor Pendukung Pertumbuhan Penjualan Gas
Direktur Utama CGAS, Andika Purwonugroho, mengungkapkan pertumbuhan pendapatan ini didorong oleh peningkatan volume penjualan gas. "Peningkatan ini merupakan cerminan dari meningkatnya permintaan dari sektor industri dan ritel, sekaligus keberhasilan perusahaan dalam menjaga stabilitas pasokan dan efisiensi operasional," jelas Andika dalam keterangan resmi, Jumat (7/11/2025).
Laba Bersih Mencapai Rp9,89 Miliar
Dengan pertumbuhan pendapatan tersebut, CGAS berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp9,89 miliar. Angka ini tumbuh sekitar delapan persen dibandingkan realisasi laba bersih 9M2024 yang sebesar Rp9,18 miliar. Peningkatan pendapatan dan laba ini menunjukkan efektivitas strategi bisnis dan peningkatan efisiensi operasional di seluruh segmen usaha perusahaan.
Perbaikan Signifikan Likuiditas Perusahaan
Dari sisi likuiditas, CGAS juga mencatat perbaikan yang signifikan. Arus kas bersih dari aktivitas operasi tercatat positif sebesar Rp808 juta, berbalik dari defisit Rp20,71 miliar pada periode sama tahun 2024.
Dukungan Transisi Energi Nasional
Sebagai pelopor perusahaan energi bersih di Indonesia, CGAS terus memperkuat perannya dalam mendukung program transisi energi nasional. "Melalui inovasi berkelanjutan, perluasan jaringan distribusi, dan pengembangan kemitraan strategis, kami berkomitmen menghadirkan solusi energi yang efisien, aman, dan berkelanjutan," tegas Andika.
Perusahaan juga berkontribusi aktif dalam mendukung program pemerintah menuju target net zero emission tahun 2060, memperkuat posisinya sebagai pemain kunci dalam industri energi bersih di Indonesia.
Artikel Terkait
BLUE Konfirmasi Akuisisi 80% Saham oleh Perusahaan Tambang Hong Kong
ASLC Bidik Pertumbuhan Dua Digit dengan Andalkan Mobil Bekas Jelang Mudik 2026
Direktur Utama MDTV, Lie Halim, Mundur Jelang Akhir Masa Jabatan
Harga Emas Antam Naik Rp16.000 per Gram, Pesaing Tetap Stabil