KKP Ajukan Tambahan Anggaran Rp 2 Triliun dari Pinjaman Spanyol untuk Proyek Pengawasan Laut
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah mengajukan tambahan anggaran untuk tahun 2025 sebesar Rp 2 triliun. Sumber dana ini berasal dari pinjaman luar negeri Pemerintah Spanyol dan merupakan bagian dari proyek besar Maritime and Fisheries Integrated Surveillance System (MFISS) yang total nilainya mencapai Rp 5,8 triliun.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menjelaskan bahwa pinjaman tersebut akan dialokasikan untuk membangun 10 unit kapal pengawas serta mengembangkan sistem pengawasan laut terpadu. Rencananya, empat kapal akan dibangun di Spanyol dan enam kapal sisanya akan dibangun di dalam negeri.
Proyek MFISS ini direncanakan berjalan dari tahun 2025 hingga 2028 dengan masa tenor pinjaman selama 30 tahun. Trenggono menyampaikan hal ini dalam rapat dengan Komisi IV DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan.
Artikel Terkait
Laba Bersih DGWG Tembus Rp218,85 Miliar di 2025, Didongkrak Pendapatan Rekor
ESDM Siap Naikkan Harga Patokan Nikel Usai Perintah Presiden Prabowo
IHSG Anjlok 1,34% Usai Reli, Aksi Jual Big Cap Jadi Pemicu
Petrosea dan Konsorsium Amankan Kontrak Rp989 Miliar untuk Proyek LNG Masela