Prabowo Pastikan Pemerintah Mampu Bayar Utang Kereta Cepat Whoosh ke China
Presiden Prabowo Subianto memberikan jaminan bahwa pemerintah memiliki kemampuan untuk membayar utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh kepada China. Menurutnya, dana untuk memenuhi kewajiban pembayaran utang tersebut telah tersedia.
Sumber Dana dari Hasil Sitaan Koruptor
Prabowo mengungkapkan bahwa salah satu sumber pembiayaan dapat berasal dari uang negara hasil sitaan dari para koruptor. "Duitnya ada. Duit yang tadinya dikorupsi, saya hemat. Enggak kasih kesempatan. Jadi, saudara saya minta bantu saya semua, jangan kasih kesempatan koruptor-koruptor itu merajalela. Uang nanti banyak untuk kira, untuk rakyat semua," tegas Prabowo dalam keterangannya di Stasiun Tanah Abang, Jakarta.
Kemampuan Fiskal Pemerintah untuk Bayar Utang KCJB
Presiden menegaskan bahwa pemerintah memiliki kemampuan fiskal yang cukup untuk menanggung kewajiban pembayaran utang senilai Rp 1,2 triliun per tahun kepada China. Pembayaran utang Whoosh ini dinilai bukan masalah mengingat manfaat besar yang dibawa proyek kereta cepat bagi masyarakat.
Artikel Terkait
Tiga Emiten Siap Bagikan Dividen Tunai Rp13,17 Triliun pada April 2026
Pendapatan Paradise Indonesia Melonjak 32,9% Didorong Proyek Ikonik
Ketegangan AS-Iran Dongkrak Dolar, Pasar Waspadai Inflasi dan Suku Bunga
IEA Peringatkan Kerusakan Aset Energi di Timur Tengah Picu Krisis Global