Pemerintah Prabowo Pastikan Bayar Utang Kereta Cepat Whoosh dengan Cicilan Rp 1,2 Triliun per Tahun
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya untuk membayar utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh. Pembayaran akan dilakukan secara mencicil dengan anggaran yang dialokasikan setiap tahun.
Pernyataan ini disampaikan Prabowo di Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta Pusat, sebagai respons atas sorotan publik terhadap beban utang proyek kereta cepat tersebut.
Rincian Pembayaran Utang Whoosh
Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah akan membayar cicilan utang Whoosh sebesar Rp 1,2 triliun per tahun. Ia menegaskan bahwa tidak ada masalah dengan pembayaran ini karena pemerintah memiliki sumber anggaran yang cukup.
Salah satu sumber pembiayaan yang disebutkan adalah penggunaan uang hasil sitaan dari para koruptor. Prabowo berkomitmen untuk menghemat dan mengalokasikan dana sitaan tersebut untuk membayar kewajiban negara, termasuk utang Whoosh.
Manfaat Kereta Cepat Whoosh bagi Masyarakat
Meskipun menjadi perbincangan karena utangnya, Prabowo menekankan bahwa Keberadaan Whoosh membawa sejumlah manfaat positif. Manfaat-manfaat tersebut antara lain:
- Mengurangi tingkat kepadatan lalu lintas di jalan.
- Menurunkan tingkat polusi udara.
Artikel Terkait
Tiga Emiten Siap Bagikan Dividen Tunai Rp13,17 Triliun pada April 2026
Pendapatan Paradise Indonesia Melonjak 32,9% Didorong Proyek Ikonik
Ketegangan AS-Iran Dongkrak Dolar, Pasar Waspadai Inflasi dan Suku Bunga
IEA Peringatkan Kerusakan Aset Energi di Timur Tengah Picu Krisis Global