Kapasitas KRL Tanah Abang Setara 20 Pesawat Boeing 737, Ini Penjelasan Menhub

- Selasa, 04 November 2025 | 12:54 WIB
Kapasitas KRL Tanah Abang Setara 20 Pesawat Boeing 737, Ini Penjelasan Menhub

Kapasitas KRL Tanah Abang Setara 20 Pesawat Boeing 737, Menhub Jelaskan ke Prabowo

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan gambaran yang jelas tentang padatnya aktivitas di Stasiun Tanah Abang Baru kepada Presiden Joko Widodo. Dalam penjelasannya, disebutkan bahwa satu rangkaian KRL lengkap yang terdiri dari 12 gerbong memiliki kapasitas penumpang yang setara dengan 20 pesawat Boeing 737 dalam satu kali perjalanan.

Rute Lengkap Stasiun Tanah Abang Baru

Stasiun Tanah Abang Baru melayani berbagai rute penting di Jabodetabek, termasuk perjalanan menuju Duri/Angke, Tangerang, Rangkasbitung, Jatinegara, dan Bekasi/Cikarang. Stasiun ini menjadi pusat transportasi yang vital bagi ribuan komuter setiap harinya.

Detail Kapasitas Penumpang KRL

"Setiap gerbong dapat mengangkut sekitar 300 penumpang pada jam sibuk, yang setara dengan dua pesawat Boeing 737. Dengan demikian, satu rangkaian KRL lengkap memiliki kapasitas seperti 20 pesawat Boeing sekaligus," jelas Menhub saat melakukan tinjauan operasional Stasiun Tanah Abang Baru.

Peningkatan Kapasitas dan Fasilitas Stasiun

Transformasi Stasiun Tanah Abang mencakup pengembangan menjadi empat peron dan enam jalur kereta. Peningkatan ini berdampak signifikan pada kapasitas harian, yang melonjak dari 141.000 menjadi 380.000 penumpang. Sejak dioperasikan secara bertahap pada Juni 2024, stasiun ini telah melayani sekitar 63 juta penumpang selama periode Januari-Oktober 2025, mewakili 22% dari total pengguna KRL Jabodetabek.

Investasi dan Kolaborasi Pembangunan

Pembangunan stasiun baru seluas 19.000 meter persegi di atas lahan 31.000 meter persegi ini memerlukan investasi sebesar Rp 380 miliar. Proyek strategis ini merupakan hasil sinergi lintas kementerian dan lembaga, melibatkan Kemenhub, Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Bappenas, Pemprov DKI Jakarta, serta Sekretariat Kabinet dan Sekretariat Negara.

Komitmen Subsidi Transportasi Massal

Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keterjangkauan transportasi umum melalui pemberian subsidi. "Tiket KRL Jabodetabek disubsidi pemerintah sebesar 60% dari harga normal, dengan alokasi anggaran mencapai Rp 1,7 triliun per tahun," tegas Menhub.

Secara kumulatif, jumlah penumpang KRL yang telah dilayani hingga Oktober 2025 mencapai angka 280 juta orang, menegaskan peran vital transportasi rel dalam mendukung mobilitas masyarakat Jabodetabek.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar