Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh: Pemerintah Siapkan APBN dan Negosiasi dengan China

- Selasa, 04 November 2025 | 08:30 WIB
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh: Pemerintah Siapkan APBN dan Negosiasi dengan China

Pemerintah Indonesia tengah mematangkan opsi negosiasi dengan China untuk melakukan restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa pembiayaan utang Whoosh akan melibatkan negara, termasuk kemungkinan dukungan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

AHY mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan pemerintah untuk mencari kepastian dan solusi terbaik terkait pembiayaan proyek kereta cepat ini. Pemerintah saat ini sedang menyiapkan berbagai opsi restrukturisasi, termasuk skema pembagian tanggung jawab atau burden sharing antara pihak-pihak yang terlibat.

Negosiasi dengan China sebagai mitra strategis proyek masih terus berlangsung. AHY menekankan bahwa proses negosiasi dilakukan dengan hati-hati dan penuh pertimbangan untuk memastikan hasil yang optimal bagi kepentingan Indonesia.

Restrukturisasi Whoosh Dipercepat Amid Penurunan Jumlah Penumpang

Rencana restrukturisasi utang Whoosh semakin mendesak seiring dengan penurunan jumlah penumpang yang tercatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Data September 2025 menunjukkan penurunan penumpang kereta cepat Whoosh mencapai 11,29 persen dibandingkan bulan sebelumnya, menjadi 473.600 penumpang dari sebelumnya 533.900 penumpang pada Agustus.

Penurunan ini merupakan yang paling signifikan di antara semua moda transportasi kereta api di Indonesia. Meskipun secara kumulatif periode Januari-September 2025 masih mencatat pertumbuhan positif sebesar 3,56 persen, angka ini merupakan yang terendah dibandingkan moda transportasi kereta api lainnya.

Pemerintah berharap dengan restrukturisasi utang dan berbagai skema pembiayaan yang sedang disiapkan, operasional Kereta Cepat Whoosh dapat berjalan lebih efisien dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Indonesia.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar