Pemerintah Indonesia tengah mematangkan opsi negosiasi dengan China untuk melakukan restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa pembiayaan utang Whoosh akan melibatkan negara, termasuk kemungkinan dukungan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
AHY mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan pemerintah untuk mencari kepastian dan solusi terbaik terkait pembiayaan proyek kereta cepat ini. Pemerintah saat ini sedang menyiapkan berbagai opsi restrukturisasi, termasuk skema pembagian tanggung jawab atau burden sharing antara pihak-pihak yang terlibat.
Negosiasi dengan China sebagai mitra strategis proyek masih terus berlangsung. AHY menekankan bahwa proses negosiasi dilakukan dengan hati-hati dan penuh pertimbangan untuk memastikan hasil yang optimal bagi kepentingan Indonesia.
Restrukturisasi Whoosh Dipercepat Amid Penurunan Jumlah Penumpang
Rencana restrukturisasi utang Whoosh semakin mendesak seiring dengan penurunan jumlah penumpang yang tercatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Data September 2025 menunjukkan penurunan penumpang kereta cepat Whoosh mencapai 11,29 persen dibandingkan bulan sebelumnya, menjadi 473.600 penumpang dari sebelumnya 533.900 penumpang pada Agustus.
Penurunan ini merupakan yang paling signifikan di antara semua moda transportasi kereta api di Indonesia. Meskipun secara kumulatif periode Januari-September 2025 masih mencatat pertumbuhan positif sebesar 3,56 persen, angka ini merupakan yang terendah dibandingkan moda transportasi kereta api lainnya.
Pemerintah berharap dengan restrukturisasi utang dan berbagai skema pembiayaan yang sedang disiapkan, operasional Kereta Cepat Whoosh dapat berjalan lebih efisien dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Indonesia.
Artikel Terkait
Harita Nickel Umumkan Buyback Saham Rp1 Triliun, Nilai Fundamental Dinilai Belum Tercermin
Bea Cukai dan BIN Ungkap Pita Cukai Palsu Rp570 Miliar di Semarang, Pengamat Sebut Indikasi Jaringan Besar
Pemerintah Salurkan KUR ke 1.000 UMKM Ekonomi Kreatif Bali, Dorong Akses Pembiayaan dan Daya Saing Usaha
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 per Gram, Buyback Ikut Terkoreksi