Telah diberitakan sebelumnya, Kecamatan Reteh merupakan salah satu kawasan sentra produksi pangan terluas di Kabupaten Indragiri Hilir, dengan luas sawah 2.530,69 hektar dengan hasil produktifitas padi 42,98 kuintal/hektar.
Dikatakan Penjabat (Pj) Bupati Indragiri Hilir, H Herman produksi padi di Kabupaten Indragiri Hilir pada tahun 2022 mencapai 73.601,84 ton dengan produktifitas rata-rata 40,92 kuintal/hektar.
Maka dari itu, pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir akan terus mendukung petani dengan bantuan Sarana Produksi Padi, baik pupuk, benih, pestisida, maupun alat mesin pertanian pra panen dan pasca panen.
"Kita menargetkan pada tahun 2024 akan melaksanakan tanam padi serentak dengan luas 3000 hektar," pungkasnya, dilansir riau.go.id.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: riausatu.com
Artikel Terkait
Pasar Modal Indonesia Pecahkan Rekor: Investor Tembus 20 Juta, Likuiditas Didominasi Ritel
OWK PACK Picu Saham Melonjak, Sentuh ARA Keenam Hari Berturut-turut
Astra Lanjutkan Bantuan Tahap Kedua untuk Korban Banjir Bandang Sumatra
OJK Pastikan Stabilitas Sektor Keuangan Nasional Bertahan Hingga 2025