Proyeksi IHSG Pekan Depan: Rentang 8.000 - 8.280 dengan Data Ekonomi Kunci
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak dalam rentang 8.000 hingga 8.280 pada perdagangan pekan depan. Analis pasar memproyeksikan sejumlah rilis data ekonomi domestik akan menjadi katalis utama pergerakan indeks.
Analisis Teknikal dan Level Penting IHSG
Secara teknikal, Phintraco Sekuritas menilai IHSG masih berada di area yang relatif stabil. Indikator stochastic RSI melanjutkan reversal ke atas di area pivot, sementara indikator MACD masih berlanjut membentuk histogram negatif.
Level resistance IHSG diperkirakan berada di 8.280, pivot di 8.200, dan support di 8.000. Potensi pergerakan indeks masih ditopang oleh sentimen domestik, terutama setelah proses rebalancing indeks LQ45-IDX30.
Katalis Data Ekonomi Domestik yang Perlu Diperhatikan
Beberapa data ekonomi kunci yang akan dirilis pekan depan meliputi:
- Data manufaktur PMI
- Neraca perdagangan
- Data inflasi
- Pertumbuhan ekonomi kuartal III 2025
- Cadangan devisa
Faktor penutupan perdagangan di akhir bulan dan rebalancing indeks LQ45 juga diperkirakan mempengaruhi volatilitas IHSG.
Dampak Sentimen Global dan Rekomendasi Saham
Sentimen eksternal turut memberikan pengaruh, terutama perkembangan terkini dari pertemuan antara pemimpin AS dan China. Rekomendasi saham untuk diperhatikan pekan depan mencakup:
- TLKM (Telkom Indonesia)
- LSIP (PP London Sumatra Indonesia)
- INCO (Vale Indonesia)
- DEWA (Darma Henwa)
- PSAB (J Resources Asia Pasifik)
- SMGR (Semen Indonesia)
Sebelumnya, IHSG ditutup melemah 0,25 persen ke level 8.163,88 pada perdagangan Jumat (31/10), dengan penurunan 1,30 persen sepanjang pekan.
Artikel Terkait
Wall Street Melemah, Sektor Teknologi Tertekan oleh Kekhawatiran AI dan Data Pasar Tenaga Kerja
OJK Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal, Naikkan Batas Free Float Jadi 15%
IHSG Turun 0,53% ke 8.103,88, Mayoritas Sektor Terkoreksi
Rupiah Melemah ke Rp16.842 per Dolar Dihantam Sentimen Geopolitik Timur Tengah