Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menargetkan peningkatan ekspor langsung secara mandiri ke depannya. Dengan dukungan Bea Cukai Kendari yang responsif, potensi ekspor daerah dapat ditingkatkan tanpa ketergantungan pada pelabuhan ekspor di luar provinsi.
Dampak Positif bagi Ekonomi Daerah
Ekspor cumi-cumi ini memberikan dampak positif terhadap efisiensi logistik, peningkatan daya saing daerah, serta optimalisasi penerimaan negara dan pendapatan asli daerah (PAD). Hal ini memperkuat posisi Sultra sebagai pusat ekonomi maritim di kawasan timur Indonesia.
Komitmen Bea Cukai Kendari Dukung Eksportir Lokal
Kepala Bea Cukai Kendari, Taufik Sapto Harsono, menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaku usaha Sulawesi Tenggara menembus pasar global. "Kami memberikan dukungan penuh mulai dari pemetaan potensi, asistensi, hingga pelaksanaan ekspor tanpa biaya," tegasnya.
Ekspor cumi-cumi ke Vietnam ini membuktikan sinergi antara Bea Cukai Kendari dan pemangku kepentingan sektor perikanan mampu menciptakan iklim ekspor yang sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan bagi produk perikanan Indonesia.
Artikel Terkait
BNI Bagikan Dividen Rp13,03 Triliun, Pencatatan 26 Maret 2026
Saham Energi Grup Boy Thohir Menguat, Didorong Harga Batu Bara dan Proyek Smelter
IHSG Melonjak 1,23% di Awal Sesi, Sentimen Hijau Dominasi Pasar
IHSG Bangkit 1,25% ke 7.110, Investor Masih Waspada Jelang Libur Panjang