Video itu beredar cepat di media sosial, memperlihatkan seorang pria menganiaya pengemudi taksi online. Kini, pihak militer membenarkan bahwa pelakunya adalah anggota TNI aktif.
Letnan Kolonel Infanteri Yudho Setyono, Komandan Kodim 0510/Tigaraksa, tak menampik fakta itu. Menurutnya, prajurit berinisial Peltu A itu memang terlibat dalam insiden penganiayaan di Jalan Raya Puspiptek, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan.
"Benar memang ada oknum anggota (terlibat penganiayaan),"
Ucap Yudho di Tangerang, Selasa (3/3/2026).
Dia menjelaskan, prajurit tersebut kini sudah diamankan. Penanganan kasusnya diserahkan sepenuhnya kepada Polisi Militer atau POM untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
"Saat ini sedang dalam penanganan oleh POM," kata Yudho.
Sebelum konfirmasi dari Dandim ini, sebenarnya Polres Tangerang Selatan sudah lebih dulu menangani laporan dugaan penganiayaan tersebut. Insidennya sendiri, seperti terekam dalam video yang viral di akun Instagram @daschamindonesia, berawal dari persenggolan dua mobil.
Dari situ, aksi kekerasan terhadap sang driver pun terjadi. Adegan-adegan dalam video itulah yang kemudian memicu kecaman publik.
Artikel Terkait
Bung Harpa Soroti Muhammad Isfandyar Abdillah sebagai Kuda Hitam Timnas U-19 Usai Bawa Indonesia Juara Grup A Piala AFF U-19
Pencuri Sawit 1.620 Kg Tertidur di Samping Tumpukan Hasil Curian, Petugas Keamanan Temukan saat Patroli
Baznas Salurkan Paket Daging Kurban untuk 2.500 Pengungsi Palestina di Kairo
Wakil Bupati Indramayu Bantah Kabar Penetapan Tersangka Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD