IHSG Bangkit 1,25% ke 7.110, Investor Masih Waspada Jelang Libur Panjang

- Selasa, 17 Maret 2026 | 10:15 WIB
IHSG Bangkit 1,25% ke 7.110, Investor Masih Waspada Jelang Libur Panjang

Setelah empat hari berturut-turut lesu, IHSG akhirnya bangkit pada Selasa (17/3/2026). Penguatan di bursa Asia dan Wall Street semalam memberi angin segar, meski sentimen pasar tetap dibayangi ketegangan geopolitik dan libur panjang yang sudah di depan mata.

Di sisi lain, investor lokal juga masih menunggu. Mereka mencermati kebijakan pemerintah, menanti keputusan MSCI, dan tentu saja, bersiap untuk masa libur Hari Suci Nyepi dan Idulfitri yang dimulai besok.

Pergerakannya sendiri cukup bergejolak di awal sesi. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, pada pukul 09.21 WIB, IHSG berhasil naik 1,25 persen ke level 7.110,08. Meski begitu, nilai transaksinya masih terbilang minim, cuma Rp1,93 triliun dengan volume sekitar 3,83 miliar saham. Dari papan perdagangan, 482 saham menguat, 137 melemah, dan 339 lainnya stagnan.

Analis dari BRI Danareksa memprediksi pergerakan IHSG hari ini masih akan terbatas.

“Untuk perdagangan Selasa (17/3), IHSG diperkirakan bergerak sideways dengan support di level 7.000 dan resistance di 7.100,” kata mereka.

Sentimen pasar, menurut analis tersebut, masih terbelah. Ada kekhawatiran soal konflik Timur Tengah, sikap ‘wait and see’ jelang libur, dan fokus pada keputusan suku bunga Bank Indonesia yang diyakini bakal bertahan di 4,75 persen. Pengumuman BI sendiri rencananya baru keluar sore nanti, sekitar pukul 14.30 WIB.

Mereka juga menekankan bahwa level 7.000 adalah area krusial.

“Jika mampu bertahan, IHSG berpeluang mengalami technical rebound. Namun jika ditembus, kondisi tersebut berpotensi membuka ruang koreksi lanjutan,” tulis BRI Danareksa dalam laporannya.

Nah, sentimen global hari ini memang sedikit lebih cerah. Bursa Asia menguat, mengikuti kenaikan di Wall Street semalam. Harga minyak yang mulai mereda jadi salah satu pemicunya. Menurut Trading Economics, perbaikan ini terjadi setelah beberapa kapal tanker berhasil melintasi Selat Hormuz dengan selamat. Isu bahwa sejumlah negara besar siap melepas cadangan minyak strategisnya juga ikut menenangkan pasar.

Lonjakan harga minyak sebelumnya sempat bikin was-was, terutama buat negara pengimpor seperti Jepang. Kabar baiknya, indeks Nikkei 225 dan Topix hari ini naik, memutus tren turun tiga hari berturut-turut.

Sementara itu, Bank of Japan (BOJ) diperkirakan akan bermain aman dengan mempertahankan suku bunga kebijakannya pekan ini. Ketidakpastian global yang meningkat membuat mereka kemungkinan besar tak akan bergerak.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 juga mencatatkan kenaikan kecil, mengakhiri tren pelemahan tiga hari sebelumnya. Semuanya bergerak pelan, tapi setidaknya ada sinyal hijau setelah beberapa hari diwarnai merah.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar