Pertamina EP Jatibarang Temukan Cadangan Migas Baru di Sumur SAC-001
Pertamina EP Jatibarang Field berhasil menemukan cadangan minyak dan gas bumi (migas) baru melalui sumur eksplorasi South Akasia Cinta (SAC)-001. Hasil uji produksi mengonfirmasi adanya aliran hidrokarbon yang signifikan di wilayah kerja tersebut.
Uji Produksi dan Hasil Drill Stem Test (DST)
Vice President Eksplorasi Pertamina EP, Indra Yuliandri, mengungkapkan bahwa sumur SAC-001 telah melalui fase drill stem test (DST) pertama. Pengujian ini berfokus pada reservoir batupasir konglomeratan di kedalaman 2.305–2.308 meter measured depth (mMD). Proses komplesi sumur dilakukan untuk mendapatkan data properti reservoir yang akurat.
Uji utama (main test) kemudian membuktikan keberadaan aliran minyak mentah. Dari pengujian tersebut, tercatat laju produksi minyak mencapai 198 barel minyak per hari (BOPD).
Potensi Gas di Formasi Upper Cibulakan
Eksplorasi lebih lanjut di Formasi Upper Cibulakan (UCB) melalui DST ketiga pada reservoir batu gamping (kedalaman 1.063,7-1.068 mMD) juga menunjukkan hasil positif. Pengujian ini menghasilkan aliran gas sebesar 1,947 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).
Temuan ini mengungkap potensi hidrokarbon yang menjanjikan dari formasi batupasir konglomeratan di area Jatibarang, memperkuat prospek eksplorasi masa depan.
Lokasi dan Target Pengeboran Sumur SAC-001
Sumur SAC-001 terletak di Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Pengeboran yang resmi dimulai pada 16 Agustus 2024 ini menargetkan beberapa formasi prospektif, yaitu:
- Batupasir konglomeratan Formasi Jatibarang
- Batupasir Formasi Lower Cibulakan
- Batugamping Formasi Upper Cibulakan
Keberhasilan penemuan minyak dan gas di sumur eksplorasi South Akasia Cinta (SAC-001) ini menjadi pencapaian strategis bagi Pertamina EP dalam meningkatkan cadangan migas nasional dari Lapangan Jatibarang.
Artikel Terkait
OJK Dukung KEK Keuangan di Bali untuk Percepat Pendalaman Pasar Modal Nasional
Adhi Karya Rombak Jajaran Komisaris dan Direksi, Angkat Alexander Ruby Setyoadi sebagai Komisaris Baru
Wall Street Bertahan di Dekat Rekor Tertinggi, Harga Minyak Anjlok Imbas Harapan Kesepakatan AS-Iran
Hanya Dua dari Enam Emiten Grup Prajogo Pangestu Penuhi Aturan Free Float 15 Persen