Penunjukan Yulisar didasarkan pada pengalamannya yang mencapai lebih dari empat dekade bersama Hermina. Pengalaman panjang ini dianggap memberikan pemahaman mendalam tentang perjalanan dan dinamika perseroan.
Proses Penunjukan dan Rencana Ekspansi Jaringan Rumah Sakit Hermina
Penetapan Yulisar Khiat sebagai Direktur Utama dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan di Hermina Grand Ballroom, Kemayoran, Jakarta.
dr. Hasmoro, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama dan kini menjadi Komisaris Utama Hermina, mengungkapkan rencana perseroan untuk terus memperluas jejaring rumah sakit sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan. Ekspansi ini sejalan dengan pertumbuhan jangka panjang yang sehat yang menjadi visi perusahaan.
Pada tahun 2025, Hermina berencana menambahkan dua rumah sakit baru yang berlokasi di Badung (Bali) dan Salatiga (Jawa Tengah). Dengan penambahan ini, PT Medikaloka Hermina Tbk ditargetkan akan memiliki total 54 jaringan rumah sakit yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Artikel Terkait
BRI Salurkan Kredit Rp4 Triliun ke Dua Anak Usaha Golden Energy Mines
GEMA Gelar Buyback Saham Senilai Rp2 Miliar hingga 2026
Anggaran Program Makan Bergizi Gratis 2026 Belum Dipangkas Pemerintah
IHSG Anjlok 1,61%, Sentimen Jual Dominasi Pasar