Penunjukan Yulisar didasarkan pada pengalamannya yang mencapai lebih dari empat dekade bersama Hermina. Pengalaman panjang ini dianggap memberikan pemahaman mendalam tentang perjalanan dan dinamika perseroan.
Proses Penunjukan dan Rencana Ekspansi Jaringan Rumah Sakit Hermina
Penetapan Yulisar Khiat sebagai Direktur Utama dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan di Hermina Grand Ballroom, Kemayoran, Jakarta.
dr. Hasmoro, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama dan kini menjadi Komisaris Utama Hermina, mengungkapkan rencana perseroan untuk terus memperluas jejaring rumah sakit sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan. Ekspansi ini sejalan dengan pertumbuhan jangka panjang yang sehat yang menjadi visi perusahaan.
Pada tahun 2025, Hermina berencana menambahkan dua rumah sakit baru yang berlokasi di Badung (Bali) dan Salatiga (Jawa Tengah). Dengan penambahan ini, PT Medikaloka Hermina Tbk ditargetkan akan memiliki total 54 jaringan rumah sakit yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Artikel Terkait
Tambang Emas Martabe Beralih ke BUMN Baru di Bawah Danantara
Merger Tiga Anak Usaha Pertamina Mundur ke Februari 2026
Di Balik IHSG Anjlok 8%, BEI Tegaskan Minat IPO Tak Surut
Indonesia Dapat Deadline 2026 dari MSCI, Ancaman Turun Peringkat Mengintai