Sebanyak 12 emiten dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) secara serentak pada hari ini, Selasa (12/5/2026). Aksi korporasi itu berlangsung di tengah ramainya pembayaran dividen final oleh PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) yang mencapai Rp197,33 miliar.
Berdasarkan jadwal yang dirilis, pemegang saham DKFT berhak menerima dividen sebesar Rp35 per saham. Hak tersebut diberikan kepada investor yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) atau recording date pada 5 Mei 2026. Sebelumnya, perseroan telah dua kali membagikan dividen interim, masing-masing senilai Rp55,13 miliar atau Rp10 per saham dan Rp137,83 miliar atau Rp25 per saham. Dengan demikian, total dividen tunai yang dibagikan untuk tahun buku 2025 mencapai Rp390,31 miliar, setara Rp69,22 per saham.
Sementara itu, sejumlah emiten lain memasuki periode penting bagi investor, yaitu masa recording date, cum dividen, dan ex date. Cum dividen merupakan periode di mana pemegang saham masih berhak mendapatkan dividen meskipun membeli saham setelah tanggal tersebut. Sebaliknya, ex date adalah hari pertama di mana investor yang membeli saham tidak lagi berhak atas dividen yang akan dibagikan. Umumnya, ex date jatuh satu hari kerja setelah cum dividen.
Adapun emiten yang menggelar RUPS hari ini meliputi PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM), PT Millennium Pharmacon International Tbk (SDPC), PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH), PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP), PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE), PT Medela Potentia Tbk (MDLA), PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN), PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA), PT Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk (KLAS), PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), dan PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA).
Di sisi lain, pembayaran dividen dilakukan oleh DKFT. Sementara itu, sejumlah emiten yang masuk dalam periode DPS dividen adalah PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM), PT JAPFA Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX), PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU), PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI), PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA), dan PT ABM Investama Tbk (ABMM).
Adapun emiten yang memasuki masa ex dividen adalah PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) dan PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA). Seluruh rangkaian aksi korporasi ini menjadi perhatian pelaku pasar, terutama bagi investor yang ingin memanfaatkan hak dividen maupun mengikuti agenda strategis perseroan melalui RUPS.
Artikel Terkait
Saham WBSA Kembali ARB Usai BEI Masuk ke Kategori Kepemilikan Terkonsentrasi
IHSG Tertekan Sentimen Negatif, Rencana Kenaikan Royalti Tambang Picu Aksi Jual
IHSG Diprediksi Melemah di Pekan Perdagangan Pendek, Tersandera Sentimen Royalti Logam dan MSCI
Fore dan Ramayana Gelar RUPST Hari Ini, Bahas Laporan Keuangan dan Dividen