General Manager of Corporate Secretary SMBR, Hari Liandu, menyebut semua ini buah dari strategi transformasi yang konsisten.
Menurutnya, rating kredit dari Pefindo yang bertahan di level idAA- dengan outlook stabil menjadi validasi atas fundamental keuangan perseroan yang semakin kuat. Pernyataan itu dia sampaikan melalui keterangan resmi pada Selasa, 31 Maret 2026.
Ke depan, SMBR bertekad untuk tetap menjalankan strategi pertumbuhan yang selektif. Mereka akan mengoptimalkan operasional, terus mengejar efisiensi, dan memanfaatkan sinergi dengan induk usahanya. Tujuannya jelas: untuk bisa bertahan dalam dinamika industri semen nasional yang penuh tantangan.
Dengan fondasi keuangan yang kini lebih kuat dan dukungan rating yang stabil, optimisme untuk menjaga momentum pertumbuhan pun terasa. SMBR tampaknya siap bersaing di pasar ke depan.
(Rahmat Fiansyah)
Artikel Terkait
Wall Street Menguat Didorong Sinyal Damai Trump untuk Konflik Iran
Fore Kopi Indonesia Catat Laba Bersih Rp90 Miliar, Naik 55% pada 2025
Pemerintah Resmi Terapkan WFH Setiap Jumat untuk ASN Mulai April 2026
Pemerintah Tetapkan WFH Setiap Jumat untuk ASN, Potensi Hemat Anggaran Rp6,2 Triliun