Alfamart, atau PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), kembali menunjukkan kinerja yang solid di tahun 2025. Perusahaan ritel ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp3,41 triliun. Angka itu naik sekitar 8,34% dibandingkan periode sebelumnya yang sebesar Rp3,15 triliun.
Peningkatan laba itu tentu bukan tanpa alasan. Menurut laporan keuangan yang dirilis Jumat (27/3/2026), pendapatan perseroan ikut meroket 7,2% menjadi Rp126,73 triliun. Ekspansi gerai di luar Pulau Jawa disebut-sebut menjadi penyangga utama pertumbuhan ini.
Di sisi lain, beban pokok pendapatan juga ikut membesar, mencapai Rp98,98 triliun. Meski begitu, laba bruto Alfamart tetap mampu naik ke posisi Rp27,75 triliun.
Namun, ada catatan tersendiri di kuartal terakhir tahun itu. AMRT mencatat kerugian dari entitas asosiasi senilai Rp137 miliar.
Artikel Terkait
Analis Prediksi Rupiah Bisa Anjlok ke Rp17.100 per Dolar AS
Ekonom: Konflik Timur Tengah Perkuat Urgensi Insentif Kendaraan Listrik
Analis Proyeksikan IHSG Masih Rawan Koreksi, Target Support Jauh di Bawah 7.000
Harga Emas Antam Stagnan di Rp 2,837 Juta per Gram