RAAM, atau PT Tripar Multivision Plus Tbk, baru saja mengumumkan rencana besar. Perusahaan film yang dikenal luas itu bakal menggelar rights issue, atau Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD). Kalau dirinci, mereka berencana menerbitkan saham baru yang jumlahnya fantastis: hingga 1,36 miliar lembar.
Ini bukan jumlah kecil. Manajemen menjelaskan, penerbitan saham baru itu setara dengan 20 persen dari total modal yang sudah ditempatkan dan disetor perusahaan. Nah, bagi pemegang saham lama yang memilih untuk tidak ikut serta, ada konsekuensinya. Kepemilikan mereka berpotensi tergerus atau terdilusi sampai 16,67 persen.
Lalu, buat apa dana segitu banyak dikumpulkan?
Menurut keterangan resmi perusahaan di Jumat (27/3/2026), rights issue ini punya tujuan strategis. "Penambahan modal dilakukan oleh perseroan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan dan entitas anak perseroan," begitu bunyi pernyataan mereka.
Dengan kata lain, langkah ini diambil untuk memberi perusahaan suntikan dana segar yang bisa mendongkrak kinerja ke depannya.
Artikel Terkait
IHSG Melemah Tipis, Transaksi Harian Justru Naik 15% Pasca-Lebaran
IHSG Melemah Meski Transaksi Melesat, Aksi Jual Asing Capai Rp22,37 Triliun
PT Adhi Kartiko Pratama Siap Bayar Denda Hutan Rp158,9 Miliar
BUMA Catat Rugi Bersih USD 116 Juta di Tengah Gangguan Operasional dan Cuaca Buruk