"Oleh karena itu, pembayaran maksimum untuk pembelian kembali saham Pemegang Saham MORA Yang Memenuhi Syarat adalah sebesar-besarnya Rp1.021.536.087.408," jelas manajemen.
Angka Rp432 per saham itu bukan asal. Menurut ringkasan rancangan merger, harga itulah yang disepakati sebagai harga wajar. Tujuannya khusus untuk membeli kembali saham dari pemegang saham publik yang menolak penggabungan usaha.
Lalu kapan waktunya? Bagi yang tidak setuju, periode pengajuan penjualan sahamnya dibuka 1 sampai 10 April 2026 nanti. Caranya lewat sistem C-BEST. Proses pembayaran dan penyelesaiannya rencananya baru dilakukan seminggu setelahnya, tepatnya 17 April.
Semua ini berjalan menuju satu target: efektivitas merger. Penggabungan usaha antara MORA dan EMR sendiri ditargetkan berlaku efektif mulai 22 April 2026 mendatang. Cukup mepet juga jadwalnya.
Artikel Terkait
Wall Street Anjlok, Ketegangan Timur Tengah dan Sinyal Trump Tekan Pasar
Obligasi dan Sukuk RATU Tembus Oversubscription 6,8 Kali Lipat
ENVY Rencanakan Akuisisi 99% Saham Delapan Media Komunikasi
IHSG Turun 0,94% ke 7.097,06, Mayoritas Sektor Tertekan